Khamenei minta Parlemen hentikan tekanan pada Ahmadinejad
Kamis, 22 November 2012 - 08:30 WIB
Khamenei minta Parlemen hentikan tekanan pada Ahmadinejad
A
A
A
Sindonews.com - Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, meminta Parlemen menghentikan tekanan pada Presiden Mahmoud Ahmadinejad atas terjadinya krisis ekonomi dan jatuhnya nilai mata uang negara itu. Khamenei juga meminta Parlemen membatalkan pemanggilan Ahmadinejad untuk dimintai penjelasan soal krisis ekonomi.
“Sesi seperti ini akan menguntungkan musuh-musuh Iran. Kami menuntut bahwa wakil dihormati dengan tidak melanjutkan panggilan,” kata Khamenei seperti dikutip dari kantor berita IRNA, Rabu (21/11/2012).
Ahmadinejad diseret ke depan parlemen pada Maret silam. Ini pertama kalinya seorang Presiden Iran dimintai penjelasan oleh Parlemen. Menurut Khamenei, kekhawatiran parlemen tentang ekonomi adalah hal positif. Tapi, memanggil Presiden untuk dimintai penjelasan, adalah hal yang diinginkan negara-negara Barat.
"Negara ini membutuhkan ketenangan. Pihak berwenang juga perlu melaksanakan tugas-tugas mereka," kata Khamenei. Ketua Parlemen Iran, Ali Larijani menyatakan pada Khamenei, bahwa Parlemen menerima permintaan itu. Larijani berjanji, bahwa Parlemen tak akan mengejar Ahmadinejad untuk dimintai keterangan.
Sebelumnya, pada awal bulan ini, anggota Parlemen setuju untuk memanggil Ahmadinejad dan meminta penjelasan atas jatuhnya nilai mata uang negara itu. Ahmadinejad dijadwalkan untuk hadir dalam sidang terbuka parlemen pada awal Desember.
“Sesi seperti ini akan menguntungkan musuh-musuh Iran. Kami menuntut bahwa wakil dihormati dengan tidak melanjutkan panggilan,” kata Khamenei seperti dikutip dari kantor berita IRNA, Rabu (21/11/2012).
Ahmadinejad diseret ke depan parlemen pada Maret silam. Ini pertama kalinya seorang Presiden Iran dimintai penjelasan oleh Parlemen. Menurut Khamenei, kekhawatiran parlemen tentang ekonomi adalah hal positif. Tapi, memanggil Presiden untuk dimintai penjelasan, adalah hal yang diinginkan negara-negara Barat.
"Negara ini membutuhkan ketenangan. Pihak berwenang juga perlu melaksanakan tugas-tugas mereka," kata Khamenei. Ketua Parlemen Iran, Ali Larijani menyatakan pada Khamenei, bahwa Parlemen menerima permintaan itu. Larijani berjanji, bahwa Parlemen tak akan mengejar Ahmadinejad untuk dimintai keterangan.
Sebelumnya, pada awal bulan ini, anggota Parlemen setuju untuk memanggil Ahmadinejad dan meminta penjelasan atas jatuhnya nilai mata uang negara itu. Ahmadinejad dijadwalkan untuk hadir dalam sidang terbuka parlemen pada awal Desember.
(esn)