12 mahasiswa ditahan usai aksi solidaritas Palestina
Rabu, 21 November 2012 - 20:11 WIB
12 mahasiswa ditahan usai aksi solidaritas Palestina
A
A
A
Sindonews.com - Aksi solidaritas Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di kantor Kementerian Luar Negeri RI, di Pejambon, Jakarta Pusat, Rabu (21/11/2012), terkait penyerangan Israel ke Palestina, berbuntut ricuh. Sekitar 75 mahasiswa HMI Cilosari Menteng yang meminta Kemenlu mengomentari aksi ini, tidak mendapat tanggapan dari pihak Kemenlu.
Setelah 2 delegasi HMI bernegosiasi dan tidak mendapatkan tanggapan, mereka langsung mendobrak gerbang kantor Kemenlu hingga roboh. Kemudian, sejumlah mahasiswa masuk dan melempari kaca pos satpam hingga pecah, serta merusak palang parkir.
Aparat keamanan pun langsung bertindak. Dari informasi yang dihimpun sindonews, 12 orang diamankan petugas. Mereka adalah Fajri (29), Sact Patah (31), Rosid (46), Maulana (34), B Sayidi (49), Diky (23), Mulyadi (31), Akbal Hanubun (21), Fajar (26), Lilik Ruli Prasetyo, Tresna (18), dan Harseni Maemara (21).
"Barang bukti yang turut diamankan ialah satu unit mobil grand max bak terbuka no.pol B 9089 PAA, pecahan kaca di pos kemenlu, beberapa buah batu,dan rekaman dokumentasi handy cam,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto. Saat ini, ke-12 mahasiswa HMI ini tengah menjalani pemeriksaan di Bidang Krimum Polda Metro Jaya.
Setelah 2 delegasi HMI bernegosiasi dan tidak mendapatkan tanggapan, mereka langsung mendobrak gerbang kantor Kemenlu hingga roboh. Kemudian, sejumlah mahasiswa masuk dan melempari kaca pos satpam hingga pecah, serta merusak palang parkir.
Aparat keamanan pun langsung bertindak. Dari informasi yang dihimpun sindonews, 12 orang diamankan petugas. Mereka adalah Fajri (29), Sact Patah (31), Rosid (46), Maulana (34), B Sayidi (49), Diky (23), Mulyadi (31), Akbal Hanubun (21), Fajar (26), Lilik Ruli Prasetyo, Tresna (18), dan Harseni Maemara (21).
"Barang bukti yang turut diamankan ialah satu unit mobil grand max bak terbuka no.pol B 9089 PAA, pecahan kaca di pos kemenlu, beberapa buah batu,dan rekaman dokumentasi handy cam,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto. Saat ini, ke-12 mahasiswa HMI ini tengah menjalani pemeriksaan di Bidang Krimum Polda Metro Jaya.
(esn)