Hacker serang akun Twitter Wakil PM Israel
Rabu, 21 November 2012 - 13:56 WIB
Hacker serang akun Twitter Wakil PM Israel
A
A
A
Sindonews.com - Ada yang aneh di tayangan akun pribadi milik Wakil Perdana Menteri Isreal, Silvan Shalom di media sosial, seperti Facebook, Twitter, LinkedIn, dan YouTube. Di situ tertera dukungan Shalom bagi Palestina dan hujatan pada Israel.
Apa yang sebenarnya tengah terjadi? Ternyata, ini adalah perbuatan sekelompok hacker yang menamakan diri ZCompanyHackingCrew. Kelompok hacker ini mengaku bertanggung jawab atas tindakan terbaru dari perang cyber melawan Israel.
ZCompanyHackingCrew telah mengupdate lebih dari delapan status baru dalam Twitter Shalom. Dalam Tweet itu, ZCompanyHackingCrew menyerukan aksi protes menentang penjajahan Israel dan perang yang tidak seimbang.
"Siapa yang tahan melihat aksi mengerikan ini, kematian anak-anak dan orang-orang yang tidak bersalah yang mencoba melindungi tanah air mereka," ungkap ZCompanyHackingCrew dalam akun Twitter Shalom.
Serangan yang dilakukan oleh ZCompanyHackingCrew, terjadi beberapa hari setelah kelompok hacker Anonymous membocorkan informasi pribadi dari 5.000 pejabat Israel. Anonymous memang telah berhasil menjebol lebih dari 700 situs di Israel, termasuk milik Bank of Jerusalem, Kementerian Pertahanan Israel, blog IDF, situs resmi Presiden dan lainnya. Akibat serangan cyber ini, banyak situs di Israel yang masih ditutup.
Menteri Keuangan Israel, Yuval Steinitz mengakui gelombang serangan terhadap webside pemerintah. Menanggapi aksi ini, pemerintah Israel mengaku siap melancarkan perang kedua. "Selama beberapa hari terakhir, Israel telah membelokir 44 juta serangan cyber terhadap situs web pemerintah," ungkap Steinitz.
Apa yang sebenarnya tengah terjadi? Ternyata, ini adalah perbuatan sekelompok hacker yang menamakan diri ZCompanyHackingCrew. Kelompok hacker ini mengaku bertanggung jawab atas tindakan terbaru dari perang cyber melawan Israel.
ZCompanyHackingCrew telah mengupdate lebih dari delapan status baru dalam Twitter Shalom. Dalam Tweet itu, ZCompanyHackingCrew menyerukan aksi protes menentang penjajahan Israel dan perang yang tidak seimbang.
"Siapa yang tahan melihat aksi mengerikan ini, kematian anak-anak dan orang-orang yang tidak bersalah yang mencoba melindungi tanah air mereka," ungkap ZCompanyHackingCrew dalam akun Twitter Shalom.
Serangan yang dilakukan oleh ZCompanyHackingCrew, terjadi beberapa hari setelah kelompok hacker Anonymous membocorkan informasi pribadi dari 5.000 pejabat Israel. Anonymous memang telah berhasil menjebol lebih dari 700 situs di Israel, termasuk milik Bank of Jerusalem, Kementerian Pertahanan Israel, blog IDF, situs resmi Presiden dan lainnya. Akibat serangan cyber ini, banyak situs di Israel yang masih ditutup.
Menteri Keuangan Israel, Yuval Steinitz mengakui gelombang serangan terhadap webside pemerintah. Menanggapi aksi ini, pemerintah Israel mengaku siap melancarkan perang kedua. "Selama beberapa hari terakhir, Israel telah membelokir 44 juta serangan cyber terhadap situs web pemerintah," ungkap Steinitz.
(esn)