Israel minta jaminan soal gencatan senjata
Rabu, 21 November 2012 - 13:35 WIB
Israel minta jaminan soal gencatan senjata
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah Israel memberikan waktu tambahan guna mensukseskan upaya diplomatik yang sedang digelar untuk menyelesaikan krisis di Gaza.
Seorang petinggi Israel yang melakukan wawancara langsung dengan RIA Novosti mengatakan, selama pembicaraan berlangsung, Israel terus menekankan pentingnya menghentikan aksi tembak menembak dan menghentikan penyelundupan senjata ke Gaza.
"Kami memberikan waktu tambahan agar semua kesepakatan gencatan senjata bisa dicapai, tapi kami selalu siap untuk mengambil tindakan pembelaan," imbuh militer Israel.
Pejabat militer Isreal menambahkan, jika Israel mencapai kesepakatan gencatan senjata dengan Hamas, maka harus ada jaminan dari Mesir dan beberapa negara lain.
"Kami melihat Mesir sebagai mitra penting. Namun, karena ada pergantian kepemimpinan, kami ingin ada pemain internasional lain yang terkemuka, seperti Amerika Serikat untuk mengamankan perjanjian tersebut," jelas si petinggi Israel.
Ayman Taha, seorang pejabat Hamas, Selasa malam mengumumkan kesapakatan gencatan senjata dengan Israel. Gencatan senjata ini dicapai pukul 7 malam dan berlaku mulai pukul 10 malam waktu setempat.
Seorang petinggi Israel yang melakukan wawancara langsung dengan RIA Novosti mengatakan, selama pembicaraan berlangsung, Israel terus menekankan pentingnya menghentikan aksi tembak menembak dan menghentikan penyelundupan senjata ke Gaza.
"Kami memberikan waktu tambahan agar semua kesepakatan gencatan senjata bisa dicapai, tapi kami selalu siap untuk mengambil tindakan pembelaan," imbuh militer Israel.
Pejabat militer Isreal menambahkan, jika Israel mencapai kesepakatan gencatan senjata dengan Hamas, maka harus ada jaminan dari Mesir dan beberapa negara lain.
"Kami melihat Mesir sebagai mitra penting. Namun, karena ada pergantian kepemimpinan, kami ingin ada pemain internasional lain yang terkemuka, seperti Amerika Serikat untuk mengamankan perjanjian tersebut," jelas si petinggi Israel.
Ayman Taha, seorang pejabat Hamas, Selasa malam mengumumkan kesapakatan gencatan senjata dengan Israel. Gencatan senjata ini dicapai pukul 7 malam dan berlaku mulai pukul 10 malam waktu setempat.
(esn)