Pria Israel tikam penjaga Kedutaan AS di Tel Aviv
Selasa, 20 November 2012 - 21:55 WIB
Pria Israel tikam penjaga Kedutaan AS di Tel Aviv
A
A
A
Sindonews.com - Seorang pria Israel yang diduga menderita masalah kesehatan mental menikam seorang penjaga keamanan di Kedutaan besar Amerika Serikat (AS) di Tel Aviv, Israel, Selasa (20/11/2012). Pria ini pun langsung ditangkap polisi.
"Sebuah mobil berhenti di samping kedutaan AS dan seorang pria keluar membawa tas merah dan sebuah garpu rumput," kata David Cohen (48), seorang saksi mata kepada Reuters. Cohen menyaksikan kejadian itu saat ia sedang jogging di sepanjang kawasan pejalan kaki di Tel Aviv.
"Dia mulai berlari ke arah penjaga keamanan. Para penjaga yang melihatnya langsung menyiapkan senjata mereka dan menyuruhnya untuk menjauh,” jelas Cohen. "Dia terus berlari dan kemudian mereka menembakkan senjata ke udara dan memerintahkan pria itu untuk berbaring. Tapi, orang itu terus maju dan para penjaga pun melompat untuk meringkusnya,” papar Cohen.
Polisi mengatakan, salah satu penjaga terluka dan si penyerang telah ditahan. "Tampaknya, secara mental orang itu tidak seimbang," ucap Kepala Kepolisian Tel Aviv, Yoram Ohayon. Menurut media Israel, penyerang berusia 41 tahun itu memiliki catatan kriminal.
"Sebuah mobil berhenti di samping kedutaan AS dan seorang pria keluar membawa tas merah dan sebuah garpu rumput," kata David Cohen (48), seorang saksi mata kepada Reuters. Cohen menyaksikan kejadian itu saat ia sedang jogging di sepanjang kawasan pejalan kaki di Tel Aviv.
"Dia mulai berlari ke arah penjaga keamanan. Para penjaga yang melihatnya langsung menyiapkan senjata mereka dan menyuruhnya untuk menjauh,” jelas Cohen. "Dia terus berlari dan kemudian mereka menembakkan senjata ke udara dan memerintahkan pria itu untuk berbaring. Tapi, orang itu terus maju dan para penjaga pun melompat untuk meringkusnya,” papar Cohen.
Polisi mengatakan, salah satu penjaga terluka dan si penyerang telah ditahan. "Tampaknya, secara mental orang itu tidak seimbang," ucap Kepala Kepolisian Tel Aviv, Yoram Ohayon. Menurut media Israel, penyerang berusia 41 tahun itu memiliki catatan kriminal.
(esn)