Kurangi kontak dengan Korut, AS puji Myanmar

Minggu, 18 November 2012 - 17:50 WIB
Kurangi kontak dengan...
Kurangi kontak dengan Korut, AS puji Myanmar
A A A
Sindonews.com – Pemerintah Amerika Serikat (AS) memuji sikap Pemerintah Myanmar yang mengurangi intensitas hubungan dengan Korea Utara (korut). AS menyebut Myanmar telah mengambil langkah positif.

Beberapa tahun lalu, saat Myanmar masih dikuasai oleh Junta Militer, negara itu menjalin kerja sama militer dengan Korut. Tapi kini, seiring hembusan reformasi yang diusung Presiden Myanmar, Thein Sein, tensi kerja sama militer dengan Korut mulai menurun.

Sebagai bentuk apresiasi, Presiden AS Barack Obama pun akan mengunjungi Myanmar pada Senin (19/11/2012). “Kami sudah berdialog dengan pemerintah Myanmar tentang perlunya mengurangi hubungan mereka dengan Korut," kata Ben Rhodes, Wakil Penasihat Keamanan Nasional AS, seperti dikutip dari news.com.au, Minggu (18/11/2012).

Rhodes yang ikut mendampingi Obama dalam lawatan ke Asia itu menyebut, apa yang dilakukan Myanmar adalah sebuah langkah positif. “Kami telah melihat mereka mengambil beberapa langkah positif ke arah itu dan apa yang kami ingin lihat adalah Myanmar mengakhiri hubungan dengan Korut,” lanjutnya.

Rhodes mencatat, bahwa Washington juga telah memulai tahap awal dari keterlibatan militer di Myanmar. Ia mengisyaratkan, bahwa dari waktu ke waktu, Myanmar bisa berharap untuk bergabung dengan latihan tahunan militer AS dengan Thailand.

Saat Junta Militer masih berkuasa di Myanmar, AS sangat prihatin mendapati laporan bahwa Korut menyuplai teknologi nuklir ke Myanmar. Namun, hal ini dibantah oleh Presiden Sein. Ia menyatakan, bahwa Myanmar terlalu miskin untuk memperoleh senjata nuklir dan bahwa Myanmar selalu mematuhi resolusi PBB.
(esn)
Berita Terkait
Pakar PBB: Junta Myanmar...
Pakar PBB: Junta Myanmar Lakukan Kejahatan terhadap Kemanusiaan Sejak Kudeta
Sudah Bisa Ditebak,...
Sudah Bisa Ditebak, Partai Pro-militer Myanmar Menang Pemilu
PM Myanmar: Tidak Ada...
PM Myanmar: Tidak Ada Satu Kekuatan Pun yang Boleh Mengendalikan Dunia
Myanmar Akan Gelar Pemilu...
Myanmar Akan Gelar Pemilu pada Desember 2025
Terjebak Semalaman,...
Terjebak Semalaman, Demonstran Myanmar Berhasil Lolos dari Kepungan Pasukan Keamanan
Berlutut Hadang Polisi...
Berlutut Hadang Polisi Myanmar, Biarawati: Tembak Aku Saja
Berita Terkini
Hakim Perempuan Muslim...
Hakim Perempuan Muslim Ini Diancam Dibunuh setelah Menghukum Para Penjaga Sapi
2 jam yang lalu
Balas Dendam Itu Pasti...
Balas Dendam Itu Pasti Terjadi! Media Iran Rilis 13 Pejabat AS, Iran dan Eropa yang Jadi Target
3 jam yang lalu
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
4 jam yang lalu
Barisan Nasional Menang...
Barisan Nasional Menang Besar di Pemilu Johor, Koalisi PM Anwar Ibrahim Terancam?
5 jam yang lalu
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
6 jam yang lalu
Secara Strategis, Pakar...
Secara Strategis, Pakar Militer Ini Yakin Iran Lebih Unggul Dibandingkan AS
7 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved