Israel siapkan 75 ribu tentara cadangan
Sabtu, 17 November 2012 - 21:04 WIB
Israel siapkan 75 ribu tentara cadangan
A
A
A
Sindonews.com - Israel memutuskan untuk menggandakan tentaranya cadanganya menjadi 75 ribu dimana sebelumnya mengatakan akan mengerahkan 30 ribu pasukan untuk membalas serangan ke Gaza.
Memasuki hari ke tujuh konflik Israel dan Palestina, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menanggapi serangan Gaza dengan menggelar empat jam sesi pertemuan darurat dengan sejumlah petinggi militer Israel di Tel Aviv. Dalam rapat itu, Netanyahu membahas rencana perluasan serangan ke Gaza.
Dalam rapat tersebut, Netanyahu memutuskan meningkatkan jumlah pasukan cadangan lebih dari dua kali lipat dari jumlah awal yang diungkapkan oleh Menteri Pertahanan Israel Ehud Barak, yakni 30 ribu pasukan. Namun, belum dipastikan apakah semua tentara segera diturunkan ke lapangan.
"Pasukan Pertahanan Israel akan terus memukul Hamas dengan keras dan siap memperluas serangan," ungkap Netanyahu menanggapi serangan dua roket yang ditembakan dari Gaza dan berhasil mendarat di dekat Ibu Kota Israel, Tel Aviv seperti dilansir the star, Sabtu (17/11/2012).
Mengutip ungkapan komando pasukan terdepan Israel dalam radio militer Israel, ia mengatakan militer Israel telah meminta sejumlah pejabat pemerintah untuk bersiap siap menghadapi kemungkinan terburuk yakni perang selama tujuh minggu.
Memasuki hari ke tujuh konflik Israel dan Palestina, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menanggapi serangan Gaza dengan menggelar empat jam sesi pertemuan darurat dengan sejumlah petinggi militer Israel di Tel Aviv. Dalam rapat itu, Netanyahu membahas rencana perluasan serangan ke Gaza.
Dalam rapat tersebut, Netanyahu memutuskan meningkatkan jumlah pasukan cadangan lebih dari dua kali lipat dari jumlah awal yang diungkapkan oleh Menteri Pertahanan Israel Ehud Barak, yakni 30 ribu pasukan. Namun, belum dipastikan apakah semua tentara segera diturunkan ke lapangan.
"Pasukan Pertahanan Israel akan terus memukul Hamas dengan keras dan siap memperluas serangan," ungkap Netanyahu menanggapi serangan dua roket yang ditembakan dari Gaza dan berhasil mendarat di dekat Ibu Kota Israel, Tel Aviv seperti dilansir the star, Sabtu (17/11/2012).
Mengutip ungkapan komando pasukan terdepan Israel dalam radio militer Israel, ia mengatakan militer Israel telah meminta sejumlah pejabat pemerintah untuk bersiap siap menghadapi kemungkinan terburuk yakni perang selama tujuh minggu.
(esn)