ICTY bebaskan Jenderal Kroasia
Sabtu, 17 November 2012 - 14:24 WIB
ICTY bebaskan Jenderal Kroasia
A
A
A
Sindonews.com - Pengadilan internasional untuk bekas Yugoslavia (ICTY) di Den Haag kemarin membebaskan dua mantan jenderal perang Kroasia, Ante Gotovina dan Mladen Markac, yang didakwa melakukan kejahatan terhadap etnis Serbia pada 1990-an.
Dalam putusannya kemarin, Hakim Theodor Meron memaparkan, pengadilan memutuskan membebaskan Gotovina dan Markac, keduanya berusia 57 tahun, dari semua dakwaan. Keduanya diperintahkan agar segera dibebaskan setelah divonis tahun lalu.
Putusan ini langsung disambut sorak sorai warga Kroasia dan Perdana Menteri Zoran Milanovic memuji putusan itu meski mengakui adanya kesalahan dalam perang 1991–1995.
“Jelasnya mereka adalah dua orang yang tidak bersalah tapi itu tidak berarti perang itu mudah dan tidak berdarah darah,” ujar Milanovic seperti dikutip AFP.
“Jelas ada kesalahan dalam konflik itu. Kesalahan yang seharusnya menjadi tanggung jawab Kroasia, tapi bukan tanggung jawab Gotovina dan Markac.” Gotovina dan Markac, yang dianggap pahlawan di Kroasia, tahun lalu divonis 24 dan 18 tahun atas pembunuhan warga Serbia Kroasia dalam operasi militer yang secara efektif mengakhiri perang tersebut.
Dalam putusannya kemarin, Hakim Theodor Meron memaparkan, pengadilan memutuskan membebaskan Gotovina dan Markac, keduanya berusia 57 tahun, dari semua dakwaan. Keduanya diperintahkan agar segera dibebaskan setelah divonis tahun lalu.
Putusan ini langsung disambut sorak sorai warga Kroasia dan Perdana Menteri Zoran Milanovic memuji putusan itu meski mengakui adanya kesalahan dalam perang 1991–1995.
“Jelasnya mereka adalah dua orang yang tidak bersalah tapi itu tidak berarti perang itu mudah dan tidak berdarah darah,” ujar Milanovic seperti dikutip AFP.
“Jelas ada kesalahan dalam konflik itu. Kesalahan yang seharusnya menjadi tanggung jawab Kroasia, tapi bukan tanggung jawab Gotovina dan Markac.” Gotovina dan Markac, yang dianggap pahlawan di Kroasia, tahun lalu divonis 24 dan 18 tahun atas pembunuhan warga Serbia Kroasia dalam operasi militer yang secara efektif mengakhiri perang tersebut.
(esn)