Obama luncurkan agenda tahap kedua

Jum'at, 16 November 2012 - 09:38 WIB
Obama luncurkan agenda...
Obama luncurkan agenda tahap kedua
A A A
Sindonews.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama pada Rabu (14/11) waktu setempat meluncurkan agenda pemerintahan jilid kedua. Dalam agenda tersebut menunjukkan keinginan Obama untuk bekerja lebih dekat dengan Republikan di Kongres dan memutuskan untuk menentang mereka jika dibutuhkan.

Dalam konferensi persnya, Obama menegaskan keinginan untuk berkompromi dengan Republikan untuk menyelesaikan kesepakatan hutang negara dan pajak untuk menghindari “jurang fiskal (fiscal cliff)”.

Kompromi itu bakal dilakukan jika kombinasi pemotongan anggaran dan kenaikan pajak tidak mencapai kesepakatan pada tahun depan. “Saya mendapatkan mandat untuk menolong keluarga kelas menengah dan keluarga yang bekerja keras untuk masuk menjadi kelas menengah,” kata Obama.

“Itu mandat saya. Itu apa yang diinginkan rakyat Amerika.” Obama juga akan mengenalkan sebuah undang-undang mengenai reformasi imigrasi yang komprehensif di Kongres. Itu bakal dilaksanakan setelah pidato pelantikannya pada Januari lalu.

Dia juga membela Duta Besar AS untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Susan Rice yang ditentang oleh dua Senator Republikan agar tidak dinominasikan untuk masuk dalam kabinet Obama.

Rice pernah memberikan pernyataan kontraproduktif mengenai serangan September pada konsulat di Benghazi. “Jika Senator John McCain dan Senator Lindsey Graham dan lainnya ingin memilih orang lain,mereka seharusnya maju setelah saya,” kata Obama dikutip Reuters. Pembelaan Obama terhadap Rice tersebut terkait nominasinya sebagai pengganti Hillary Clinton sebagai menteri luar negeri.

Tapi, apakah Obama memang berpikir bahwa Rice sebagai orang yang tepat menggantikan Hillary? “Belum ada kebulatan tekad bahwa saya telah membuat keputusan itu,” jawab Obama.

Selanjutnya, Obama juga memaparkan kebijakan diplomatik baru untuk menyelesaikan krisis program nuklir Iran. “Mengenai Iran,saya ingin melihat resolusi terhadap permasalahan itu,”kata Obama. Dia menegaskan,dialog bukan hanya dilaksanakan AS dan Iran, tetapi dengan komunitas internasional yang bakal ikut terlibat.

“Masih ada jendela kesempatan bagi kita untuk memecahkan masalah itu dengan diplomatik, ”imbuhnya. Obama memberikan penjelasan mengenai program-programnya kurang lebih satu jam.

Dia menceritakan prioritas kebijakan dari imigrasi hingga perubahan iklim. Dalam kebijakan perubahan iklim,Obama berjanji untuk bekerja sama dengan para ilmuwan dan pejabat untuk mengurangi emisi karbon dalam beberapa pekan mendatang.

Penjelasan detail itu dilakukan Obama setelah mengalahkan kandidat Republikan Mitt Romney pada 6 November lalu. Obama menjelaskan detail agendanya dengan santai dan tanpa ada tekanan.Dia mengatakan, kehormatan besar bisa terpilih kembali untuk kedua kalinya. “Saya tidak bakal mencalonkan diri lagi.

Dan Michele dan saya berbicara semalam mengenai penghormatan yang sangat besar atas dukungan ini,”katanya. Obama menegaskan bakal menjalankan tugasnya dengan serius.“Saya berharap dan berkeinginan untuk menjadi presiden yang lebih baik pada periode kedua.”
(esn)
Berita Terkait
Michelle Obama Luncurkan...
Michelle Obama Luncurkan Serangan Pedas pada Kepemimpinan Trump
Tangani Pandemi Corona,...
Tangani Pandemi Corona, Obama Nilai Kepemimpinan Trump Kacau Balau
Rumah Obama di Menteng,...
Rumah Obama di Menteng, Saksi Bisu Perjalanan Presiden ke-44 Amerika Serikat
4 Alasan Michelle Obama...
4 Alasan Michelle Obama Memilih Menyendiri di Tengah Rumor Perceraian, Salah Satunya Ambisi Suami saat Jadi Presiden AS
Dari Obama hingga Ratu...
Dari Obama hingga Ratu Elizabeth II Peringati Serangan Teroris 9/11
Obama Jadi Tokoh Kunci...
Obama Jadi Tokoh Kunci Dalam Pilplres AS 2020
Berita Terkini
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
1 jam yang lalu
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
2 jam yang lalu
Memanas, Iran Ancam...
Memanas, Iran Ancam Minta Houthi Blokir Selat Bab al-Mandeb, Perdagangan Global Kian Tercekik
3 jam yang lalu
Drone Israel Serang...
Drone Israel Serang Acara Pemakaman di Gaza Tengah, 8 Orang Tewas, 20 Warga Terluka
4 jam yang lalu
Iran Hancurkan Depot...
Iran Hancurkan Depot Drone AS dan Pusat Kecerdasan Buatan di Bahrain
5 jam yang lalu
Iran Ungkap Rudalnya...
Iran Ungkap Rudalnya Berhasil Hantam Jet Tempur AS di Yordania
5 jam yang lalu
Infografis
15 PTN Masih Buka Jalur...
15 PTN Masih Buka Jalur Mandiri 2025, Kesempatan Kedua yang Gagal SNBT
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved