Kedatangan Obama di Myanmar bisa disambut kekerasan etnis

Selasa, 13 November 2012 - 21:50 WIB
Kedatangan Obama di...
Kedatangan Obama di Myanmar bisa disambut kekerasan etnis
A A A
Sindonews.com - International Crisis Group, sebuah organisasi nirlaba yang menyediakan analisis dan advokasi konflik di seluruh dunia memperingatkan kekerasan etnis dapat melanda Myanmar jelang kunjungan Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama ke negara itu pada pekan depan.

"Perselisihan antar komunitas yang sedang berlangsung di negara bagian Rakhine sangat memprihatinkan," kata kelompok itu dalam sebuah laporan yang dirilis Senin (12/11/2012). "Dan ada potensi kekerasan serupa di tempat lain,” lanjut laporan itu.

Obama sendiri mengunjungi Myanmar sebagai bentuk apresiasi terhadap proses demokrasi yang mulai terbangun di negara itu. Selain Myanmar, Obama juga akan mengunjungi Thailand dan Kamboja dalam lawatan luar negeri pertama usai terpilih kembali sebagai Presiden AS.

Meski Presiden Myanmar, Thein Sein sangat membanggakan kondisi negaranya, namun nyatanya bentrokan berdarah antara umat Muslim dan Budha di negara itu masih kerap terjadi.

"Semua kota-kota besar di Myanmar memiliki minoritas Muslim yang signifikan," kata laporan itu. "Dan jika kekerasan di negara bagian Rakhine berevolusi menjadi konflik agama yang lebih luas, dengan masyarakat menyalahkan satu sama lain di seluruh negeri, itu bisa menjadi sumber ketidakstabilan utama dan merupakan ancaman serius bagi proses reformasi," papar laporan tersebut.
(esn)
Berita Terkait
Pakar PBB: Junta Myanmar...
Pakar PBB: Junta Myanmar Lakukan Kejahatan terhadap Kemanusiaan Sejak Kudeta
Sudah Bisa Ditebak,...
Sudah Bisa Ditebak, Partai Pro-militer Myanmar Menang Pemilu
PM Myanmar: Tidak Ada...
PM Myanmar: Tidak Ada Satu Kekuatan Pun yang Boleh Mengendalikan Dunia
Myanmar Akan Gelar Pemilu...
Myanmar Akan Gelar Pemilu pada Desember 2025
Terjebak Semalaman,...
Terjebak Semalaman, Demonstran Myanmar Berhasil Lolos dari Kepungan Pasukan Keamanan
Berlutut Hadang Polisi...
Berlutut Hadang Polisi Myanmar, Biarawati: Tembak Aku Saja
Berita Terkini
Hakim Perempuan Muslim...
Hakim Perempuan Muslim Ini Diancam Dibunuh setelah Menghukum Para Penjaga Sapi
1 jam yang lalu
Balas Dendam Itu Pasti...
Balas Dendam Itu Pasti Terjadi! Media Iran Rilis 13 Pejabat AS, Iran dan Eropa yang Jadi Target
2 jam yang lalu
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
3 jam yang lalu
Barisan Nasional Menang...
Barisan Nasional Menang Besar di Pemilu Johor, Koalisi PM Anwar Ibrahim Terancam?
4 jam yang lalu
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
5 jam yang lalu
Secara Strategis, Pakar...
Secara Strategis, Pakar Militer Ini Yakin Iran Lebih Unggul Dibandingkan AS
6 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved