Obama diskusikan fiscal cliff dengan pemimpin buruh
Selasa, 13 November 2012 - 18:33 WIB
Obama diskusikan fiscal cliff dengan pemimpin buruh
A
A
A
Sindonews.com – Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama akan bertemu dengan pemimpin kaum buruh untuk mendiskusikan isu fiscal cliff yang mengancam perekonomian AS. Pertemuan ini dijadwalkan berlangsung pada Rabu (14/11/2012).
Para pemimpin serikat buruh yang diagendakan hadir adalah Richard Trumka (President of AFL-CIO), Mary Kay Henry (President of the Service Employees International Union), Lee Saunders (perwakilan the American Federation of State, County, and Municipal Employees), dan Dennis Van Roekel (President of the National Education Association).
Fiscal cliff adalah istilah yang merujuk pada krisis fiskal yang bakal dihadapi AS, menyusul besarnya utang negara itu dan defisit anggaran yang melebar. Pemerintah AS dihadapkan pada upaya mengurangi defisit anggaran dengan cara menaikkan pajak dan mengurangi belanja negara.
Presiden berharap, kelompok buruh memberikan dukungan pada rencana untuk mengurangi utang, sekaligus melindungi prioritas pengeluaran. Pertemuan Rabu besok juga akan dihadiri oleh para eksekutif bisnis dari kalangan Partai Republik.
Obama diprediksi akan meminta dukungan para eksekutif ini agar Partai Republik menyetujui penerapan pajak yang lebih tinggi bagi orang-orang kaya di AS. Sejumlah CEO dari perusahaan besar, seperti General Electric, Walmart, Ford, dan Chevron juga dijadwalkan hadir.
Obama sempat menegaskan keyakinannya, bahwa menaikkan pajak pada keluarga penghasilan lebih dari USD250 ribu per tahun adalah seusai dengan yang diinginkan pemilih.
John Boehner, Ketua DPR AS yang berasal dari Partai Republik telah menyatakan kesediaan untuk meningkatkan pendapatan negara. Tapi, ia tetap menentang meningkatkan tarif pajak.
Para pemimpin serikat buruh yang diagendakan hadir adalah Richard Trumka (President of AFL-CIO), Mary Kay Henry (President of the Service Employees International Union), Lee Saunders (perwakilan the American Federation of State, County, and Municipal Employees), dan Dennis Van Roekel (President of the National Education Association).
Fiscal cliff adalah istilah yang merujuk pada krisis fiskal yang bakal dihadapi AS, menyusul besarnya utang negara itu dan defisit anggaran yang melebar. Pemerintah AS dihadapkan pada upaya mengurangi defisit anggaran dengan cara menaikkan pajak dan mengurangi belanja negara.
Presiden berharap, kelompok buruh memberikan dukungan pada rencana untuk mengurangi utang, sekaligus melindungi prioritas pengeluaran. Pertemuan Rabu besok juga akan dihadiri oleh para eksekutif bisnis dari kalangan Partai Republik.
Obama diprediksi akan meminta dukungan para eksekutif ini agar Partai Republik menyetujui penerapan pajak yang lebih tinggi bagi orang-orang kaya di AS. Sejumlah CEO dari perusahaan besar, seperti General Electric, Walmart, Ford, dan Chevron juga dijadwalkan hadir.
Obama sempat menegaskan keyakinannya, bahwa menaikkan pajak pada keluarga penghasilan lebih dari USD250 ribu per tahun adalah seusai dengan yang diinginkan pemilih.
John Boehner, Ketua DPR AS yang berasal dari Partai Republik telah menyatakan kesediaan untuk meningkatkan pendapatan negara. Tapi, ia tetap menentang meningkatkan tarif pajak.
(esn)