Komandan tertinggi AS di Afghanistan terseret kasus Petraeus
Selasa, 13 November 2012 - 15:06 WIB
Komandan tertinggi AS di Afghanistan terseret kasus Petraeus
A
A
A
Sindonews.com - Komandan tertinggi Amerika Serikat (AS) di Afghanistan, Jenderal John Allen, terseret kasus perselingkuhan mantan Direktur CIA David Petraeus. Saat ini, Allen sedang diselidiki terkait komunikasi yang dijalinnya dengan seorang wanita, Jill Kelley.
Selama ini, Kelley dikenal sebagai relawan penghubung keluarga militer di Pangkalan Militer MacDill di Tampa, Florida. Hubungan Kelley dengan Petraeus diawali pada 2008 silam, ketika Petraus ditempatkan di pangkalan militer MacDill hingga 2011.
Kelley melaporkan teror e-mail yang diterimanya dari seorang wanita, Paula Broadwell, yang tak lain adalah selingkuhan Petraeus. Laporan Kelley ini mendorong FBI untuk melakukan penyelidikan yang mengarah pada Petraeus.
Para pejabat AS mengatakan, FBI menemukan sekitar 20 hingga 30 ribu halaman komunikasi, yang sebgian besar berupa e-mail antara Allen dan Kelley. Komunikasi ini terjalin antara 2010 hingga 2012.
Temuan ini memberi sinyal, bahwa perselingkuhan Petraeus dengan Broadwell akan berkembang lebih jauh dibanding yang diprediksi semula. Para pejabat di lingkungan militer AS mengaku prihatin dengan kondisi ini, namun tak mau berspekulasi mengenai apa yang terkandung dalam dokumen-dokumen komunikasi Allen dan Kelley.
Menteri Pertahanan AS, Leon Panetta, mengatakan, ia telah meminta agar pencalonan Allen sebagai Komandan Komando AS di Eropa dan Panglima Tertinggi Sekutu di Eropa, ditunda. Menurutnya, Presiden AS, Barack Obama telah menyetujui hal ini.
Jenderal Joseph Dunford diproyeksikan untuk menggantikan posisi Allen. Tapi, belum pasti kapan proses pergantian komandan AS di Afghanistan akan dilakukan. Sebab, Allen mengaku tak bersalah atas kasus ini.
"Selama masalah ini masih dalam tahap penyelidikan dan sebelum muncul fakta-fakta yang menentukan, Jenderal Allen akan tetap menjabat sebagai komandan ISAF," kata Panetta.
Selama ini, Kelley dikenal sebagai relawan penghubung keluarga militer di Pangkalan Militer MacDill di Tampa, Florida. Hubungan Kelley dengan Petraeus diawali pada 2008 silam, ketika Petraus ditempatkan di pangkalan militer MacDill hingga 2011.
Kelley melaporkan teror e-mail yang diterimanya dari seorang wanita, Paula Broadwell, yang tak lain adalah selingkuhan Petraeus. Laporan Kelley ini mendorong FBI untuk melakukan penyelidikan yang mengarah pada Petraeus.
Para pejabat AS mengatakan, FBI menemukan sekitar 20 hingga 30 ribu halaman komunikasi, yang sebgian besar berupa e-mail antara Allen dan Kelley. Komunikasi ini terjalin antara 2010 hingga 2012.
Temuan ini memberi sinyal, bahwa perselingkuhan Petraeus dengan Broadwell akan berkembang lebih jauh dibanding yang diprediksi semula. Para pejabat di lingkungan militer AS mengaku prihatin dengan kondisi ini, namun tak mau berspekulasi mengenai apa yang terkandung dalam dokumen-dokumen komunikasi Allen dan Kelley.
Menteri Pertahanan AS, Leon Panetta, mengatakan, ia telah meminta agar pencalonan Allen sebagai Komandan Komando AS di Eropa dan Panglima Tertinggi Sekutu di Eropa, ditunda. Menurutnya, Presiden AS, Barack Obama telah menyetujui hal ini.
Jenderal Joseph Dunford diproyeksikan untuk menggantikan posisi Allen. Tapi, belum pasti kapan proses pergantian komandan AS di Afghanistan akan dilakukan. Sebab, Allen mengaku tak bersalah atas kasus ini.
"Selama masalah ini masih dalam tahap penyelidikan dan sebelum muncul fakta-fakta yang menentukan, Jenderal Allen akan tetap menjabat sebagai komandan ISAF," kata Panetta.
(esn)