Kabul jadi sasaran 3 roket gerilyawan
Selasa, 13 November 2012 - 13:13 WIB
Kabul jadi sasaran 3 roket gerilyawan
A
A
A
Sindonews.com - Tiga buah roket menghantam tiga lokasi berbeda di Ibu Kota Afghanistan, Kabul,Selasa pagi pukul 6.40 waktu setempat. Tiga roket tersebut mendarat di dekat pusat badan intelijen Afghanistan, di jalan raya dekat bandara dan stasiun televisi swasta.
Seperti disiarkan dalam TV chanel Lemar, Kepala Kepolisian Kabul Ayoub Salangi, mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam ledakan ini. Namun, tiga warga sipil terluka dan seorang di antaranya berada dalam kondisi kritis.
"Roket ini nampaknya ditembakan oleh para gerilyawan dari pinggir ibu kota,"ungkap Salangi seperti diberitakan the star, Selasa (13/11/2012).
Salangi menambahkan, belum ada pihak yang mengklaim bertanggungjawab atas serangan ini, namun kuat dukangan serangan ini dilakukan oleh militan Taliban. Pasalnya, di masa lalu, kelompok ini gecar meluncurkan serangan pada pusat pemerintahan di Kabul
Pasca ledakan, Polisi telah diperintahkan untuk menutup lokasi ledakan yang terletak hanya 4 km dari istana Presiden Afghanistan dan markas NATO.
Serangan roket kali ini menjadi pengingat apakah pasukan keamanan Afghanistan siap menghadapi tantangan, bahwa pada tahun 2014 mendatang semua pasukan perdamaian NATO akan ditarik keluar dari Afghanistan.
Seperti disiarkan dalam TV chanel Lemar, Kepala Kepolisian Kabul Ayoub Salangi, mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam ledakan ini. Namun, tiga warga sipil terluka dan seorang di antaranya berada dalam kondisi kritis.
"Roket ini nampaknya ditembakan oleh para gerilyawan dari pinggir ibu kota,"ungkap Salangi seperti diberitakan the star, Selasa (13/11/2012).
Salangi menambahkan, belum ada pihak yang mengklaim bertanggungjawab atas serangan ini, namun kuat dukangan serangan ini dilakukan oleh militan Taliban. Pasalnya, di masa lalu, kelompok ini gecar meluncurkan serangan pada pusat pemerintahan di Kabul
Pasca ledakan, Polisi telah diperintahkan untuk menutup lokasi ledakan yang terletak hanya 4 km dari istana Presiden Afghanistan dan markas NATO.
Serangan roket kali ini menjadi pengingat apakah pasukan keamanan Afghanistan siap menghadapi tantangan, bahwa pada tahun 2014 mendatang semua pasukan perdamaian NATO akan ditarik keluar dari Afghanistan.
(esn)