Rudal militan Palestina hantam rumah warga Yahudi
Senin, 12 November 2012 - 20:56 WIB
Rudal militan Palestina hantam rumah warga Yahudi
A
A
A
Sindonews.com – Sebuah rumah warga Yahudi di kota Netivot, Selatan Israel, terkena hantaman rudal yang ditembakkan militan Palestina dari Jalur Gaza, Senin (12/11/2012). Hantaman rudal ini menyebabkan kerusakan, namun dilaporkan tak ada korban luka ataupun korban jiwa.
Militer Israel menyatakan, sejak Senin pagi, militan Palestina telah meluncurkan 11 rudal ke wilayah Israel. "Kami memiliki sekotak penuh alat dan belum kami gunakan," kata Wakil Perdana Menteri Israel, Moshe Yaalon, Senin (12/11/2012), seperti dikutip dari the star. “Kami perlu mempertegas respon, sampai Hamas mengatakan cukup," lanjutnya.
Serangan saling balas antara militan Palestina dengan militer Israel sudah memasuki hari ke-4. Tercatat, enam warga Palestina tewas dan 40 lainnya luka-luka oleh peluru Israel. Sementara di pihak Israel, 8 tentara dilaporkan terluka sepanjang pertikaian 4 hari ini.
Meski mengaku bertanggungjawab atas serangan rudal pada akhir pekan lalu, namun Hamas tak mengklaim serangan pada Senin ini. Nampaknya, Hamas menyetujui gencatan senjata yang digagas Mesir. Fraksi lainnya, Jihad Islam juga tak mengaku bertanggungjawab atas serangan di awal pekan ini.
Seorang pejabat Palestina yang mengetahui upaya diplomatik Mesir mengatakan, bahwa meskipun tidak ada gencatan senjata formal, namun Hamas memahami perlunya kondisi tenang. Pejabat itu mengatakan, Jihad Islam juga mengakui gencatan senjata.
"Jihad Islam tidak menyala sejak tadi malam. Ini berarti, mereka telah menerima pemahaman juga," kata pejabat itu. Tembakan rudal ke wilayah Israel pada Senin ini kemungkinan dilakukan oleh kelompok-kelompok yang lebih kecil, seperti Salafi dan Dewan Syura Mujahidin.
Militer Israel menyatakan, sejak Senin pagi, militan Palestina telah meluncurkan 11 rudal ke wilayah Israel. "Kami memiliki sekotak penuh alat dan belum kami gunakan," kata Wakil Perdana Menteri Israel, Moshe Yaalon, Senin (12/11/2012), seperti dikutip dari the star. “Kami perlu mempertegas respon, sampai Hamas mengatakan cukup," lanjutnya.
Serangan saling balas antara militan Palestina dengan militer Israel sudah memasuki hari ke-4. Tercatat, enam warga Palestina tewas dan 40 lainnya luka-luka oleh peluru Israel. Sementara di pihak Israel, 8 tentara dilaporkan terluka sepanjang pertikaian 4 hari ini.
Meski mengaku bertanggungjawab atas serangan rudal pada akhir pekan lalu, namun Hamas tak mengklaim serangan pada Senin ini. Nampaknya, Hamas menyetujui gencatan senjata yang digagas Mesir. Fraksi lainnya, Jihad Islam juga tak mengaku bertanggungjawab atas serangan di awal pekan ini.
Seorang pejabat Palestina yang mengetahui upaya diplomatik Mesir mengatakan, bahwa meskipun tidak ada gencatan senjata formal, namun Hamas memahami perlunya kondisi tenang. Pejabat itu mengatakan, Jihad Islam juga mengakui gencatan senjata.
"Jihad Islam tidak menyala sejak tadi malam. Ini berarti, mereka telah menerima pemahaman juga," kata pejabat itu. Tembakan rudal ke wilayah Israel pada Senin ini kemungkinan dilakukan oleh kelompok-kelompok yang lebih kecil, seperti Salafi dan Dewan Syura Mujahidin.
(esn)