Petraeus selingkuh, FBI & CIA hadapi banyak pertanyaan
Senin, 12 November 2012 - 18:37 WIB
Petraeus selingkuh, FBI & CIA hadapi banyak pertanyaan
A
A
A
Sindonews.com - Karir David Petraeus sebagai Direktur Badan Intelijen Amerika Serikat (CIA) kandas karena insiden perselingkuhan. Saat ini, CIA dan Biro Investigasi Federal (FBI) kerap mendapat pertanyaan seputar kisah percintaan Petraeus dan peretasan email sang jendral itu.
Wakil Petraeus, Michael Morell, dan Deputi Direktur FBI Sean Joyce akan dihadapkan oleh sejumlah pertanyaan yang cukup berat di Kongres AS. Mereka akan bertemu dengan Ketua Komite Intelijen Mike Rogers yang ingin mengetahui secara detil tentang penyelidikan FBI terhadap kasus yang membuat Petraeus mundur.
Petraeus mundur bukan karena hal yang melanggar hukum, namun keputusan itu ditujukan guna memperbaiki citra intelijen. Jendral ternama itu mengaku, dirinya telah berbuat salah dan menyakiti istrinya yang sudah dinikahi selama lebih dari 37 tahun. Demikian, seperti diberitakan CTV, Senin (12/11/2012).
Sejauh ini, biografer bernama Paula Broadwell disebut-sebut sebagai kekasih gelap Petraeus. Namun CIA tidak langsung berkomentar mengenai hal itu.
CIA sempat khawatir akan kedekatan hubungan Petraeus dan Broadwell. Ibu dari dua orang anak itu sudah sering mengunjungi markas CIA di Langley, Virginia, hanya untuk bertemu dengan Petraeus. Tak jarang, Broadwell diperkenankan untuk masuk ke ruang kerja Petraeus.
Kedekatan Petraeus dan Broadwell dimulai di Afghanistan. Perempuan yang lulus dari akademi militer itu menulis buku biografi tentang Petraeus yang dulu berdinas di Afghanistan.
Wakil Petraeus, Michael Morell, dan Deputi Direktur FBI Sean Joyce akan dihadapkan oleh sejumlah pertanyaan yang cukup berat di Kongres AS. Mereka akan bertemu dengan Ketua Komite Intelijen Mike Rogers yang ingin mengetahui secara detil tentang penyelidikan FBI terhadap kasus yang membuat Petraeus mundur.
Petraeus mundur bukan karena hal yang melanggar hukum, namun keputusan itu ditujukan guna memperbaiki citra intelijen. Jendral ternama itu mengaku, dirinya telah berbuat salah dan menyakiti istrinya yang sudah dinikahi selama lebih dari 37 tahun. Demikian, seperti diberitakan CTV, Senin (12/11/2012).
Sejauh ini, biografer bernama Paula Broadwell disebut-sebut sebagai kekasih gelap Petraeus. Namun CIA tidak langsung berkomentar mengenai hal itu.
CIA sempat khawatir akan kedekatan hubungan Petraeus dan Broadwell. Ibu dari dua orang anak itu sudah sering mengunjungi markas CIA di Langley, Virginia, hanya untuk bertemu dengan Petraeus. Tak jarang, Broadwell diperkenankan untuk masuk ke ruang kerja Petraeus.
Kedekatan Petraeus dan Broadwell dimulai di Afghanistan. Perempuan yang lulus dari akademi militer itu menulis buku biografi tentang Petraeus yang dulu berdinas di Afghanistan.
(esn)