Israel ancam tingkatkan serangan di Gaza
Senin, 12 November 2012 - 08:00 WIB
Israel ancam tingkatkan serangan di Gaza
A
A
A
Sindonews.com – Pemerintah Israel mengancam akan meningkatkan frekuensi serangan di jalur Gaza, menyusul lonjakan serangan roket dan mortir yang dilancarkan oleh Hamas dan fraksi-fraksi Palestina lainnya.
Pada akhir pekan lalu, sebuah serangan rudal melukai empat tentara Israel yang sedang berpatroli menggunakan mobil jip di sepanjang Jalur Gaza. Insiden ini memicu serangan balasan yang menewaskan empat warga sipil Palestina.
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu nampaknya tak mau terlihat lemah dalam menghadapi serangan Hamas dan fraksi-fraksi Palestina lainnya. Netanyahu ingin mendapat dukungan dari rakyat Israel jelang pemilu 22 Januari mendatang.
Salah satu cara untuk mendulang simpati dari rakyat Palestina adalah dengan bersikap agresif dalam merespon serangan.
"Dunia harus memahami, bahwa Israel tidak akan duduk berpangku tangan ketika dihadapkan pada serangan yang bertujuan untuk menyakiti kita. Kami siap untuk memberikan respon,” kata Netanyahu, seperti dikutip dari the star, Minggu (11/11/2012).
Di pihak Palestina sendiri, Hamas dan lima fraksi lainnya mengaku bertanggung jawab atas serangan roket ke wilayah Israel pada Minggu (11/11/2012). Ini adalah pernyataan pertama Hamas, setelah sekian lama menahan diri tak melakukan serangan ke Israel.
Pada akhir pekan lalu, sebuah serangan rudal melukai empat tentara Israel yang sedang berpatroli menggunakan mobil jip di sepanjang Jalur Gaza. Insiden ini memicu serangan balasan yang menewaskan empat warga sipil Palestina.
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu nampaknya tak mau terlihat lemah dalam menghadapi serangan Hamas dan fraksi-fraksi Palestina lainnya. Netanyahu ingin mendapat dukungan dari rakyat Israel jelang pemilu 22 Januari mendatang.
Salah satu cara untuk mendulang simpati dari rakyat Palestina adalah dengan bersikap agresif dalam merespon serangan.
"Dunia harus memahami, bahwa Israel tidak akan duduk berpangku tangan ketika dihadapkan pada serangan yang bertujuan untuk menyakiti kita. Kami siap untuk memberikan respon,” kata Netanyahu, seperti dikutip dari the star, Minggu (11/11/2012).
Di pihak Palestina sendiri, Hamas dan lima fraksi lainnya mengaku bertanggung jawab atas serangan roket ke wilayah Israel pada Minggu (11/11/2012). Ini adalah pernyataan pertama Hamas, setelah sekian lama menahan diri tak melakukan serangan ke Israel.
(esn)