Komentar provokatif Israel bikin cemas Ban Ki-moon
Jum'at, 09 November 2012 - 17:12 WIB
Komentar provokatif Israel bikin cemas Ban Ki-moon
A
A
A
Sindonews.com - Sekertaris Jendral PBB, Ban Ki-moon khawatir tentang penyataan provokatif yang dilontarkan oleh sejumlah pejabat Israel atas masalah nuklir Iran.
"Semua pihak yang bersitegang harus berhenti mengeluarkan pendapat yang semakin memperkeruh keadaan," ungkap Ban seperti dicutip oleh juru bicara sekjen PBB, Martin Nesirky dalam sebuah konfrensi pers di markas PBB di New York.
"Ketegangan yang terjadi di Timur Tengah saat ini harus diselasaikan melalui dialog." imbuh Ban
Penyataan Ban merupakan tanggapan atas surat yang dikirimkan oleh Duta Besar Iran untuk PBB, Mohammad Khazaee kepada Dewan Keamanan PBB. Khazaee meminta PBB mengutuk laporan provokatif yang terus menerus dilontarkan oleh para pejabat Israel atas program pengayaan nuklir Iran.
"Pernyataan provokatif yang dilontarkan oleh rezim pemerintahan Israel di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Benjamin Netanyau telah melampaui norma hukum internasional. Menanggapi hal tersebut, Iran bisa saja membarikan tanggapan yang menghancurkan berbagai ancaman internasional yang muncul," ungkap Khazaee seperti diberitakan dalam IRNA, Jumat (15/11/2012).
"Semua pihak yang bersitegang harus berhenti mengeluarkan pendapat yang semakin memperkeruh keadaan," ungkap Ban seperti dicutip oleh juru bicara sekjen PBB, Martin Nesirky dalam sebuah konfrensi pers di markas PBB di New York.
"Ketegangan yang terjadi di Timur Tengah saat ini harus diselasaikan melalui dialog." imbuh Ban
Penyataan Ban merupakan tanggapan atas surat yang dikirimkan oleh Duta Besar Iran untuk PBB, Mohammad Khazaee kepada Dewan Keamanan PBB. Khazaee meminta PBB mengutuk laporan provokatif yang terus menerus dilontarkan oleh para pejabat Israel atas program pengayaan nuklir Iran.
"Pernyataan provokatif yang dilontarkan oleh rezim pemerintahan Israel di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Benjamin Netanyau telah melampaui norma hukum internasional. Menanggapi hal tersebut, Iran bisa saja membarikan tanggapan yang menghancurkan berbagai ancaman internasional yang muncul," ungkap Khazaee seperti diberitakan dalam IRNA, Jumat (15/11/2012).
(esn)