Pekan depan, Obama akan kunjungi Asia
Kamis, 08 November 2012 - 21:10 WIB
Pekan depan, Obama akan kunjungi Asia
A
A
A
Sindonews.com – Sesaat setelah terpilih kembali sebagai Presiden Amerika Serikat, Barack Obama langsung menjadwalkan agenda kunjungan ke Asia. Tiga negara di Asia Tenggara akan jadi tujuan Obama, yakni Thailand, Kamboja dan Myanmar.
Di Kamboja, Obama akan hadir dalam 7th East Asia Summit. Selain Obama, beberapa tokoh Asia juga akan hadir pada even yang digelar pertengahan Novermber di Phnom Phen ini. Menteri Penerangan Kamboja, Khieu Kanharith, mengaku belum tahu berapa lama Obama akan berada di negaranya. Ia hanya tahu, kemungkinan Obama akan menginjakan kaki di Kamboja pada 18 September.
“Selain Obama, Presiden Rusia, Vladimir Putin juga akan menghadiri 7th East Asia Summit. Pemimpin China dan Jepang juga akan hadir di acara ini,” kata Kanharith. Pemerintah Kamboja sendiri mengaku sudah siap menggelar hajatan besar ini. Sejumlah persiapan untuk menyambut tamu-tamu penting sudah mereka lakukan, terutama di sektor pengamanan.
Perdana Menteri Kamboja, Hun Sen, memuji langkah Obama dalam peran aktifnya memperluas hubungan dengan Asia. "Saya telah mengamati keterlibatan AS dalam memperkuat kemitraan dengan ASEAN. Sejak Obama berkuasa, pertemuan antara ASEAN dan AS, yang tidak pernah terjadi sebelumnya, telah diselenggarakan setiap tahun di tempat yang berbeda," kata Hun Sen.
Menurutnya, AS menaruh perhatian pada perkembangan di Asia- Pasifik. “Ini merupakan kontribusi bagi pembangunan di wilayah kami. Sebagai ketua ASEAN, Kamboja menginginkan Obama untuk mempertahankan dan meningkatkan hubungan antara ASEAN dan AS pada masa jabatannya yang kedua,” lanjutnya.
Di Kamboja, Obama akan hadir dalam 7th East Asia Summit. Selain Obama, beberapa tokoh Asia juga akan hadir pada even yang digelar pertengahan Novermber di Phnom Phen ini. Menteri Penerangan Kamboja, Khieu Kanharith, mengaku belum tahu berapa lama Obama akan berada di negaranya. Ia hanya tahu, kemungkinan Obama akan menginjakan kaki di Kamboja pada 18 September.
“Selain Obama, Presiden Rusia, Vladimir Putin juga akan menghadiri 7th East Asia Summit. Pemimpin China dan Jepang juga akan hadir di acara ini,” kata Kanharith. Pemerintah Kamboja sendiri mengaku sudah siap menggelar hajatan besar ini. Sejumlah persiapan untuk menyambut tamu-tamu penting sudah mereka lakukan, terutama di sektor pengamanan.
Perdana Menteri Kamboja, Hun Sen, memuji langkah Obama dalam peran aktifnya memperluas hubungan dengan Asia. "Saya telah mengamati keterlibatan AS dalam memperkuat kemitraan dengan ASEAN. Sejak Obama berkuasa, pertemuan antara ASEAN dan AS, yang tidak pernah terjadi sebelumnya, telah diselenggarakan setiap tahun di tempat yang berbeda," kata Hun Sen.
Menurutnya, AS menaruh perhatian pada perkembangan di Asia- Pasifik. “Ini merupakan kontribusi bagi pembangunan di wilayah kami. Sebagai ketua ASEAN, Kamboja menginginkan Obama untuk mempertahankan dan meningkatkan hubungan antara ASEAN dan AS pada masa jabatannya yang kedua,” lanjutnya.
(esn)