Marzuki: Obama eratkan hubungan AS dengan dunia Islam
Kamis, 08 November 2012 - 17:06 WIB
Marzuki: Obama eratkan hubungan AS dengan dunia Islam
A
A
A
Sindonews.com - Ketua DPR Marzuki Alie mengaku yakin Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Hussain Obama mampu mempererat hubungan diplomatis AS dengan Dunia Islam.
Marzkimi menjelaskan, dengan pengalaman menjabat satu periode, Obama pasti makin piawai dalam merespons perkembangan global atau internasional sebaik-baiknya.
"Dengan kematangan yang semakin meningkat, saya yakin Obama mampu meningkatkan hubungan yang erat dengan Dunia Muslim. Termasuk dengan Indonesia, yang dia pahami sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia," ungkap Marzuki, Rabu (8/11).
Secara khusus, Marzuki selaku Ketua DPR mengaku sudah memberi ucapan selamat kepada Obama, sekaligus menyampaikan rasa optimis bahwa hubungan RI-AS akan semakin baik, melanjutkan apa-apa yang telah dilakukan bersama selama ini sebagai sesama bangsa yg berdaulat.
Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat ini juga menilai, bahwa kemenangan Obama lebih disebabkan pendekatan pemerataan ekonomi AS dibanding pertumbuhan. Hal ini menjadi alasan kenapa rakyatnya memilih kembali.
Marzkimi menjelaskan, dengan pengalaman menjabat satu periode, Obama pasti makin piawai dalam merespons perkembangan global atau internasional sebaik-baiknya.
"Dengan kematangan yang semakin meningkat, saya yakin Obama mampu meningkatkan hubungan yang erat dengan Dunia Muslim. Termasuk dengan Indonesia, yang dia pahami sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia," ungkap Marzuki, Rabu (8/11).
Secara khusus, Marzuki selaku Ketua DPR mengaku sudah memberi ucapan selamat kepada Obama, sekaligus menyampaikan rasa optimis bahwa hubungan RI-AS akan semakin baik, melanjutkan apa-apa yang telah dilakukan bersama selama ini sebagai sesama bangsa yg berdaulat.
Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat ini juga menilai, bahwa kemenangan Obama lebih disebabkan pendekatan pemerataan ekonomi AS dibanding pertumbuhan. Hal ini menjadi alasan kenapa rakyatnya memilih kembali.
(esn)