Badai Nor'easter bersiap hantam Pantai Timur AS
Selasa, 06 November 2012 - 15:30 WIB
Badai Nor'easter bersiap hantam Pantai Timur AS
A
A
A
Sindonews.com – Pantai Timur Amerika Serikat (AS) harus kembali bersiap menghadapi terjangan badai. Setelah pekan lalu dihantam badai Sandy, kini dua kota di Pantai Timur, New York dan New Jersey diramal bakal kedatangan badai Nor’easter.
Badan Prakiraan Cuaca Nasional AS mengatakan, badai klasik Nor’easter diprediksi bakal menghantam kedua kota itu pada Rabu (7/11/2012) waktu setempat.
Menurut Badan Prakiraan Cuaca Nasional AS, badai Nor'easter telah terbentuk di Teluk Meksiko, Senin, (5/11/2012) dan dalam perjalanan menuju garis pantai New Jersey. Tak jelas apakah badai yang membawa hujan dan angin dengan kecepatan 55 km/jam ini bakal memengaruhi pelaksanaan pemilu presiden AS yang akan digelar Selasa (6/11/2012) waktu setempat.
Meskipun kekuatan badai ini tidak sekuat badai Sandy, namun tetap muncul kehawatiran besar akan terjadinya banjir baru, terutama ke wilayah yang sebelumnya sudah luluh lantak diterjang oleh badai Sandy.
Ketua Badan Perkiraan Cuaca Nasional AS, Bruce Terry, mengatakan, jika badai ini datang, maka akan memperparah dampak kehancuran akibat badai Sandy.
"Badai ini akan melambat saat tiba di lepas pantai New Jersey. Itu artinya, akan ada efek berkepanjangan.Seperti hujan, angin kencang, dan gelombang pasang. Namun, tidak akan setinggi yang ditimbulkan oleh badai Sandy," terang Terry.
Sementara itu,Wali Kota New York, Michael Bloomberg, mengungkapkan, bahwa 30 hingga 40 ribu korban badai membutuhkan tempat penampungan atau rumah, karena cuaca dingin akan semakin ekstrem.
Saat ini, Pemerintah New York telah membuka penampungan yang dilengkapi pemanas ruangan di daerah tanpa aliran listrik. Otoritas juga membagikan selimut untuk warga yang bersikeras tetap tinggal di rumahnya, meskipun listrik masih padam.
Badan Prakiraan Cuaca Nasional AS mengatakan, badai klasik Nor’easter diprediksi bakal menghantam kedua kota itu pada Rabu (7/11/2012) waktu setempat.
Menurut Badan Prakiraan Cuaca Nasional AS, badai Nor'easter telah terbentuk di Teluk Meksiko, Senin, (5/11/2012) dan dalam perjalanan menuju garis pantai New Jersey. Tak jelas apakah badai yang membawa hujan dan angin dengan kecepatan 55 km/jam ini bakal memengaruhi pelaksanaan pemilu presiden AS yang akan digelar Selasa (6/11/2012) waktu setempat.
Meskipun kekuatan badai ini tidak sekuat badai Sandy, namun tetap muncul kehawatiran besar akan terjadinya banjir baru, terutama ke wilayah yang sebelumnya sudah luluh lantak diterjang oleh badai Sandy.
Ketua Badan Perkiraan Cuaca Nasional AS, Bruce Terry, mengatakan, jika badai ini datang, maka akan memperparah dampak kehancuran akibat badai Sandy.
"Badai ini akan melambat saat tiba di lepas pantai New Jersey. Itu artinya, akan ada efek berkepanjangan.Seperti hujan, angin kencang, dan gelombang pasang. Namun, tidak akan setinggi yang ditimbulkan oleh badai Sandy," terang Terry.
Sementara itu,Wali Kota New York, Michael Bloomberg, mengungkapkan, bahwa 30 hingga 40 ribu korban badai membutuhkan tempat penampungan atau rumah, karena cuaca dingin akan semakin ekstrem.
Saat ini, Pemerintah New York telah membuka penampungan yang dilengkapi pemanas ruangan di daerah tanpa aliran listrik. Otoritas juga membagikan selimut untuk warga yang bersikeras tetap tinggal di rumahnya, meskipun listrik masih padam.
(esn)