Korban Sandy terancam kedinginan

Selasa, 06 November 2012 - 11:26 WIB
Korban Sandy terancam...
Korban Sandy terancam kedinginan
A A A
Sindonews.com - Lebih dari 30.000 korban badai Sandy di Amerika Serikat (AS) membutuhkan penampungan atau rumah karena cuaca dingin akan semakin ekstrem.

Wali Kota New York Michael Bloomberg mengungkapkan, 30.000 hingga 40.000 korban badai membutuhkan tempat berlindung, termasuk 20.000 orang yang memerlukan rumah. Pemerintah New York telah membuka penampungan yang dilengkapi pemanas ruangan di daerah tanpa aliran listrik.Otoritas juga membagikan selimut untuk warga yang bersikeras tetap tinggal di rumahnya meskipun listrik mati.

Bloomberg mendesak warga yang bersikeras tinggal di rumah yang tanpa pemanas ruangan segera meninggalkan rumah menuju penampungan terdekat. ”Anda bisa mati karena kedinginan. Anda bisa mati karena kebakaran yang terjadi ketika Anda menggunakan lilin atau kompor untuk memanaskan apartemen Anda,”ucapnya.

”Jika Anda tidak tahu harus pergi ke mana, Anda bisa bertanya pada polisi di jalan dan berkata,‘Tolong beri tahu saya ke mana saya harus pergi’. Mereka akan membantu Anda. Kita harus memastikan bahwa Anda aman selama beberapa hari dan Anda memiliki makanan dan air selama beberapa hari,” urainya.

Hingga Minggu (4/11),suhu udara turun hingga 4 derajat Celcius dan diperkirakan suhu terus turun hingga -1 derajat Celcius. Menteri Keamanan Dalam Negeri AS Janet Napolitano mengatakan, pemerintah federal terus mencari apartemen dan kamar hotel yang kosong agar para pengungsi bisa segera pindah ke sana dari penampungan. Menurut data pemerintah, sedikitnya 106 warga AS tewas, termasuk 40 warga New York City, akibat badai Sandy yang melanda Senin (29/10).

Sementara itu, Gubernur New York Andrew Cuomo mengatakan, rumah tanpa pemanas tidak akan ditempati karena terjadi penurunan suhu yang sangat ekstrem.Pada konferensi pers Minggu (4/11), Cuomo menegaskan, warga menolak meninggalkan rumah karena tidak punya pilihan lain. Gubernur Cuomo mengatakan, sekitar 730.000 orang di negara bagian New York masih belum mendapat aliran listrik, termasuk lebih dari 130.000 orang di New York City.

Dia mengaku terus mendorong percepatan pemulihan bencana karena banyak orang kembali bekerja dan sekolah kembali dibuka. Sayangnya, gangguan transportasi yang disebabkan badai Sandy akan terus berlanjut hingga hari ini waktu setempat, ketika warga mulai kembali bekerja. Transportasi umum New Jersey, NJ Transit, memperingatkan layanan kereta api masih belum mampu memberikan layanan penuh.

Untuk membantu warga yang kembali bekerja, pihaknya akan menjalankan layanan bus darurat. Cuomo juga mendesak agar warga New York tidak menimbun bensin sehingga menimbulkan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM). Tak hanya berdampak pada perumahan, matinya listrik, dan lumpuhnya transportasi publik, Sandy juga memengaruhi persiapan pemilihan umum (pemilu) presiden.

Namun, kepala penyelenggara pemilu memutuskan warga New Jersey yang mengungsi dapat memberikan suara melalui surat atau faks. Mereka akan diperlakukan sebagai pemilih dari luar negeri dan dapat mengajukan permohonan untuk surat-surat suara sampai pukul 5.00 sore waktu setempat pada hari pemungutan suara.Pejabat New York berjanji melakukan apa pun yang bisa dilakukan untuk membantu dewan pemilu karena mereka menghadapi masalah yang serius
(esn)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Drone Israel Serang...
Drone Israel Serang Acara Pemakaman di Gaza Tengah, 8 Orang Tewas, 20 Warga Terluka
7 menit yang lalu
Iran Hancurkan Depot...
Iran Hancurkan Depot Drone AS dan Pusat Kecerdasan Buatan di Bahrain
1 jam yang lalu
Iran Ungkap Rudalnya...
Iran Ungkap Rudalnya Berhasil Hantam Jet Tempur AS di Yordania
1 jam yang lalu
Israel Berencana Gunakan...
Israel Berencana Gunakan Buaya untuk Jaga Tahanan Palestina
3 jam yang lalu
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
11 jam yang lalu
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
13 jam yang lalu
Infografis
Marwah Piala Dunia 2026...
Marwah Piala Dunia 2026 Terancam, 5 Negara Berpotensi Absen
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved