Romney & Obama bersaing ketat di hari terakhir

Selasa, 06 November 2012 - 10:51 WIB
Romney & Obama bersaing...
Romney & Obama bersaing ketat di hari terakhir
A A A
Sindonews.com - Hari terakhir kampanye calon presiden Amerika Serikat (AS), Senin (5/11/2012), berlangsung sengit Senin. Kedua calon presiden bersaing ketat memperebutkan dukungan di sejumlah tempat pemungutan suara.

Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama mengunjungi tiga tempat, sementara calon presiden (capres) Republikan, Mitt Romney mengunjungi dua tempat pemungutan suara lebih banyak dari Obama. Ohio menjadi satu-satunya tempat terakhir yang dikunjungi keduanya.

Pengacara kedua kandidat juga telah mempersiapkan diri untuk setiap serangan mematikan, jika kekacauan timbul di tengah proses pemungutan suara berlangsung.

Bakal presiden dari partai Republik tersebut mengawali kampanyenya di Florida. Romney nampak sangat bersemangat, di hadapan para pendukungnya ia mengatakan, "Kami bisa memulai hari esok yang lebih baik, bersama warga di Florida, dan itulah apa yang akan terjadi," ungkap Romney.

Beberapa jam kemudian Romney telah berada di Virginia. Di sana lagi-lagi Romney menjanjikan perubahan bagi warga Virginia yang lelah dan bosan akan situasi yang sama. Setelah mengunjungi Virginia, Romney melanjutkan kampanyenya ke Ohio dan berakhir di New Hampshire.

Sementara itu calon Presiden dari partai Demokrat, Obama mengawali kampanyenya di Wisconsin bersama penyanyi rock legendaris, Bruce Springsteen.

"Kalian semua tahu, saya akan berjuang untuk kamu dan keluargamu setiap hari," ungkap Obama seperti diberitakan dalam Necn.com, Selasa, (6/11/2012)

Ketika berkampanye di Ohio, Obama ditemani Bruce Springsteen dan Jay-Z. Di sana dia mengajak semua pendukungnya untuk memberikan suara mereka pada calon presiden dari partai Demokrat tersebut.

Kempanye yang berlangsung di Ohio memang lebih panjang dari tempat lainya. Persaingan perebutan suara kedua calon presiden di Ohio berlangsung ketat. Romney sempat memimpin perolehan dukungan sementara di Ohio.
(esn)
Berita Terkait
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Pilpres Amerika Serikat,...
Pilpres Amerika Serikat, Kemenangan Biden Makin Nyata
Pertarungan Retorika...
Pertarungan Retorika Penuh Intrik di Pilpres Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat,...
Pilpres Amerika Serikat, Buku Jadi Senjata Politik AS
Pilpres Amerika Serikat,...
Pilpres Amerika Serikat, Antusiasme Masyarakat Berikan Suara Tinggi
Berita Terkini
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
26 menit yang lalu
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
1 jam yang lalu
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
2 jam yang lalu
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
3 jam yang lalu
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
4 jam yang lalu
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
5 jam yang lalu
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved