Boko Haram siap lakukan pembicaraan damai

Jum'at, 02 November 2012 - 19:41 WIB
Boko Haram siap lakukan...
Boko Haram siap lakukan pembicaraan damai
A A A
Sindonews.com – Kelompok militan Islam di Nigeria, Boko Haram, mengaku siap melakukan pembicaraan damai dengan Pemerintah Nigeria. Boko Haram menyatakan, pembicaraan harus dilangsungkan di Arab Saudi dan dipelopori oleh mantan penguasa militer.

"Kami tidak benar-benar menantang negara, seperti yang dikatakan banyak orang. Tapi, justru pasukan keamanan yang membunuhi anggota kami, anak-anak, dan istri kami. Jika pemerintah ini tulus, serangan akan berakhir," ujar Abu Mohammed Ibn Abdulaziz, salah satu pentolan Boko Haram seperti dikutip dari telegraph.co.uk, Jumat (2/11/2012).

Abdulazis melontarkan pernyataan di kota Maidugiri, sebelah Utara Nigeria yang jadi basis Boko Haram. Menurutnya, mantan penguasa militer yang ditunjuk sebagai negosiator adalah Muhamed Buhari. Ia adalah seorang Kolonel Muslim yang memerintah Nigeria selama 20 bulan, setelah merebut kekuasaan pada tahun 1984.

Pernyataan ini adalah kontak pertama kelompok militan itu dengan dunia luar, sejak pasukan Pemerintah Nigeria menewaskan Juru Bicara Boko Haram, Abu Qaqa pada September silam.

Sebuah sumber di militer Nigeria mengatakan, tuntutan ini sedang dipertimbangkan. “Sebagian besar anggota Boko Haram percaya, Buhari adalah seorang pendukung Muslim yang tidak akan terpengaruh oleh pengkhianatan politik," kata sumber itu.

Usaha pembicaraan damai sebelumnya selalu gagal terlaksana. Tapi, kondisi mulai membaik setelah Presiden Nigeria, Jonathan Goodluck mengganti penasihat keamanannya dengan seorang Kolonel Muslim dari wilayah Utara Nigeria.
(esn)
Berita Terkait
Jenderal Nigeria Sebut...
Jenderal Nigeria Sebut Video Aksi Protes Berdarah di Lagos Hoaks
Siapa Gwaska Dankarami?...
Siapa Gwaska Dankarami? Gembong Bandit yang Kejam dan Selalu Bersembunyi di Hutan dan Ditakuti Tentara dan Warga Nigeria
Nigeria Berusaha Pulih...
Nigeria Berusaha Pulih dari Banjir Terburuk dalam Satu Dekade
Brutal! Gerombolan Bandit...
Brutal! Gerombolan Bandit Bakar Bus, 30 Penumpang Tewas Terpanggang
Tegakkan Lockdown, Polisi-Tentara...
Tegakkan Lockdown, Polisi-Tentara Nigeria Bunuh 18 Warga
59 Orang Tewas dalam...
59 Orang Tewas dalam Serangan Simpatisan ISIS di Pelosok Nigeria
Berita Terkini
Mantan Emir Qatar Sheikh...
Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Wafat pada Usia 74 Tahun
24 menit yang lalu
Iran Bombardir Pangkalan...
Iran Bombardir Pangkalan AS di Yordania, Kuwait, Bahrain, dan Oman
1 jam yang lalu
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
2 jam yang lalu
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
2 jam yang lalu
Militer AS Rilis Video...
Militer AS Rilis Video Rudal-rudal Gempur 140 Target di Iran
3 jam yang lalu
Iran Balas Serang Pangkalan...
Iran Balas Serang Pangkalan AS di Qatar, Bahrain, dan UEA
4 jam yang lalu
Infografis
Penyebab Jerman Tak...
Penyebab Jerman Tak Siap Hadapi Perang Dunia III Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved