6 juta pasien di Iran menderita akibat sanksi negara Barat
Kamis, 01 November 2012 - 19:52 WIB
6 juta pasien di Iran menderita akibat sanksi negara Barat
A
A
A
Sindonews.com –Sebuah Badan Amal Medis di Iran melaporkan, sanksi dunia Barat terhadap negara itu telah menimbulkan dampak buruk bagi kondisi kesehatan 6 juta pasien di Iran.
Lembaga medis yang khusus menangani para pasien di Iran ini menyatakan, meski sanski dunia Barat tidak menargetkan industri kesehatan di Iran, namun sanksi tersebut membuat Iran kesulitan untuk mengimpor obat-obatan dan peralatan kesehatan.
"Kesulitan tersebut disebakan karena Iran telah menjadi target sanksi," ungkap Foad Izadi, seorang profesor di Universitas Teheran, seperti diberitakan Al-jazeera, Kamis (1/11/2012).
Izadi mengatakan, sanksi negara Barat yang menargetkan sistem perbankan dan industri minyak di Iran itu telah menyebabkan jatuhnya nilai mata uang Iran.
Meski nilai ekspor dan impor obat-obatan di Iran seimbang, yakni mencapai USD400 juta, tapi saat ini Iran terap berupaya memproduksi obat-obatan secara mandiri.
Negara-negara Barat menjatuhkan sanksi pada Iran atas tuduhan bahwa negara itu telah mengembangkan teknologi nuklir untuk pengembangan senjata. Namun, Iran membantahnya dengan mengatakan teknologi nuklir dikembangkang untuk kepentingan sipil.
Lembaga medis yang khusus menangani para pasien di Iran ini menyatakan, meski sanski dunia Barat tidak menargetkan industri kesehatan di Iran, namun sanksi tersebut membuat Iran kesulitan untuk mengimpor obat-obatan dan peralatan kesehatan.
"Kesulitan tersebut disebakan karena Iran telah menjadi target sanksi," ungkap Foad Izadi, seorang profesor di Universitas Teheran, seperti diberitakan Al-jazeera, Kamis (1/11/2012).
Izadi mengatakan, sanksi negara Barat yang menargetkan sistem perbankan dan industri minyak di Iran itu telah menyebabkan jatuhnya nilai mata uang Iran.
Meski nilai ekspor dan impor obat-obatan di Iran seimbang, yakni mencapai USD400 juta, tapi saat ini Iran terap berupaya memproduksi obat-obatan secara mandiri.
Negara-negara Barat menjatuhkan sanksi pada Iran atas tuduhan bahwa negara itu telah mengembangkan teknologi nuklir untuk pengembangan senjata. Namun, Iran membantahnya dengan mengatakan teknologi nuklir dikembangkang untuk kepentingan sipil.
(esn)