Taliban boleh ikut dalam Pilpres Afghanistan 2014

Kamis, 01 November 2012 - 18:26 WIB
Taliban boleh ikut dalam...
Taliban boleh ikut dalam Pilpres Afghanistan 2014
A A A
Sindonews.com - Pemerintah Pakistan menyatakan, para pemimpin Pemberontak Taliban bisa ambil bagian dalam Pemilihan Presiden Afghanistan, April 2014 mendatang.

Ketua Komisi Pemilihan Independen (IEC) Pakistan, Fazil Ahmad Manawi, menegaskan kalau pihaknya tidak akan memihak dalam pemilu 2014 mendatang.

"Kami bahkan bersiap-siapa membuka peluang bagi oposisi bersenjata, baik itu kelompok Taliban atau Hezb-i-Islami, untuk berpartisipasi dalam pemilu. Baik sebagai pemilih, maupun kandidat," ungkap Manawi seperti dibertakan Geo Tv, Rabu (31/11/2012).

Hezb-i-Islami merupakan faksi mantan Perdana Menteri Gulbuddin Hekmatyar yang melancarkan pemberontakan bersama dengan Taliban melawan Pemerintahan Presiden Hamid Karzai.

Berdasarkan sistem pemilu yang berlaku di Afghanistan, para kandidat Presiden akan maju sebagai calon independen dan bukan sebagai perwakilan sebuah partai.

Setiap individu yang berniat mencalonkan diri harus mendaftarkan diri ke IEC pada 6 Oktober 2013 mendatang. IEC akan menyerahkan daftar nominasi satu bulan berikutnya, tepatnya pada 16 November 2013.

Pada pemilu 2014 mendatang, Karzai tidak boleh kembali mencalonkan diri. Pasalnya, konstitusi yang berlaku hanya mengizinkan pemimpin berkuasa selama dua kali periode masa jabatan.

Tapi hingga kini, belum ada kandidat kuat yang bakal menggantikan posisi Karzai. Pemilu Presiden Afghanistan mendatang sangat penting untuk menciptakan stabilitas di Afghanistan pasca penarikan mundur pasukan NATO.
(esn)
Berita Terkait
Unjuk Rasa Pengungsi...
Unjuk Rasa Pengungsi Imigran Afghanistan di Batam
Pengungsi Afghanistan...
Pengungsi Afghanistan Demo ke Gedung DPR RI Tuntut Dipindah ke Negara Tujuan
Detik-Detik Pengungsi...
Detik-Detik Pengungsi Afghanistan Bakar Diri Terekam Video Amatir
Pencari Suaka Asal Afghanistan...
Pencari Suaka Asal Afghanistan Dirikan Tenda di Trotoar Kebon Sirih
Pengungsi Afghanistan...
Pengungsi Afghanistan Tiba di Bandara Dulles Virginia
Ratusan Imigran Afghanistan...
Ratusan Imigran Afghanistan Unjuk Rasa di Medan
Berita Terkini
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
1 jam yang lalu
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
2 jam yang lalu
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
2 jam yang lalu
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
4 jam yang lalu
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
5 jam yang lalu
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
6 jam yang lalu
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved