Sedang kendarai motor, militan Hamas diserang Israel
Minggu, 28 Oktober 2012 - 17:26 WIB
Sedang kendarai motor, militan Hamas diserang Israel
A
A
A
Sindonews.com – Militer Israel melancarkan serangan yang menewaskan seorang pria bersenjata anggota militan Hamas, Minggu (28/10/2012). Pria itu dituding tengah bersiap-siap untuk melepaskan roket dari Jalur Gaza ke wilayah Israel. Pada saat yang bersamaan, sejumlah roket dari wilayah Palestina menghantam kota di Israel Selatan.
Serangan yang dilancarkan Israel lewat udara itu terjadi pada Minggu pagi waktu setempat. “Serangan udara itu mengantam dua militan Hamas yang tengah mengendarai sepeda motor di dekat pusat kota Khan Younis. Satu orang tewas dan lainnya terluka,” jelas seorang pejabat setempat.
“Serangan udara kami memang menargertkan kaum militan yang tengah bersiap-sipa menembakkan roket ke wilayah Israel,” kata seorang Juru Bicara Militer Israel.
Pihak Hamas mengatakan, anggota mereka memang terus menembakan mortir ke arah pasukan darat Israel yang merambah wilayah pesisir. Namun, pihak militer Israel menyatakan, pasukan darat mereka hanya sedang melakukan “pekerjaan rutin di sepanjang pagar batas”.
Secara terpisah, dua roket Palestina ditembakkan dari Jalur Gaza dan menghantam Beersheba, sebuah kota yang berjarak 40 km dari Jalur Gaza. Menurut Juru Bicara Militer Israel, serangan roket itu menimbulkan sejumlah kerusakan.
Komite Perlawanan Rakyat (PRC), satu dari beberapa faksi perlawanan di Palestina yang lebih kecil di Jalur Gaza, memang kerap beroperasi secara independen dan tak terikat pada Hamas. PRC mengaku telah meluncurkan satu roket ke Beersheba. Hingga kini, belum ada pihak yang mengaku meluncurkan satu roket lainnya.
Meskipun Hamas tetap bermusuhan dengan negara Yahudi itu, namun akhir-akhir ini Hamas berusaha untuk menghindari konfrontasi lintas batas dengan Israel. Sepertinya, Hamas tengah mencoba untuk menopang kekuasaannya di Jalur Gaza dan membangun hubungan dengan sekutu potensial di luar negeri.
Serangan yang dilancarkan Israel lewat udara itu terjadi pada Minggu pagi waktu setempat. “Serangan udara itu mengantam dua militan Hamas yang tengah mengendarai sepeda motor di dekat pusat kota Khan Younis. Satu orang tewas dan lainnya terluka,” jelas seorang pejabat setempat.
“Serangan udara kami memang menargertkan kaum militan yang tengah bersiap-sipa menembakkan roket ke wilayah Israel,” kata seorang Juru Bicara Militer Israel.
Pihak Hamas mengatakan, anggota mereka memang terus menembakan mortir ke arah pasukan darat Israel yang merambah wilayah pesisir. Namun, pihak militer Israel menyatakan, pasukan darat mereka hanya sedang melakukan “pekerjaan rutin di sepanjang pagar batas”.
Secara terpisah, dua roket Palestina ditembakkan dari Jalur Gaza dan menghantam Beersheba, sebuah kota yang berjarak 40 km dari Jalur Gaza. Menurut Juru Bicara Militer Israel, serangan roket itu menimbulkan sejumlah kerusakan.
Komite Perlawanan Rakyat (PRC), satu dari beberapa faksi perlawanan di Palestina yang lebih kecil di Jalur Gaza, memang kerap beroperasi secara independen dan tak terikat pada Hamas. PRC mengaku telah meluncurkan satu roket ke Beersheba. Hingga kini, belum ada pihak yang mengaku meluncurkan satu roket lainnya.
Meskipun Hamas tetap bermusuhan dengan negara Yahudi itu, namun akhir-akhir ini Hamas berusaha untuk menghindari konfrontasi lintas batas dengan Israel. Sepertinya, Hamas tengah mencoba untuk menopang kekuasaannya di Jalur Gaza dan membangun hubungan dengan sekutu potensial di luar negeri.
(esn)