Idul Adha tak hentikan serangan di Suriah
Jum'at, 26 Oktober 2012 - 19:14 WIB
Idul Adha tak hentikan serangan di Suriah
A
A
A
Sidonews.com – Meski bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha, namun pertempuran tetap berlangsung di Suriah. Pertempuran meletus di pinggiran Ibu Kota Suriah, Damaskus dan sekitar sebuah pangkalan militer di Utara Suriah, Jumat (26/10/2012).
Sumber-sumber di kalangan oposisi Suriah mengatakan, gencatan senjata yang dirancang sebagai penghormatan pada Hari Raya Idul Adha, telah dilanggar oleh Pemerintah Suriah dan kaum pemberontak.
Padahal sebelumnya, Militer Suriah mengaku akan menghentikan serangan pada Jumat pagi, menyusul usulan gencatan senjata yang diajukan mediator internasional, Lakhdar Brahimi. Tapi, hal itu ternyata tak terwujud.
“Tiga orang tewas akibat tembakan tank dan penembak jitu di Harasta, sebuah kota dekat Damaskus,” kata seorang aktivis pro oposisi di Suriah seperti dikutip dari thestar.
Pemberontak di sebuah kota dekat perbatasan Turki mengatakan, penembak jitu telah membunuh salah satu anggota mereka pada Jumat pagi. "Kami tidak percaya gencatan senjata akan ditaati," kata Komandan Pemberontak, Basel Eissa.
"Tidak ada perayaan Idul Adha bagi kami, para pemberontak di garis depan. Idul Adha baru akan dirayakan jika Suriah terbebas dari rezim Assad,” lanjutnya.
Sebuah laporan menyebut, pemberontak berusaha menyerbu Pangkalan Militer Wadi al-Daif yangberjarang 1 km dari Damaskus. Laporan itu juga menyebut, militer Suriah telah menembakkan artileri ke sebuah desa terdekat.
Sumber-sumber di kalangan oposisi Suriah mengatakan, gencatan senjata yang dirancang sebagai penghormatan pada Hari Raya Idul Adha, telah dilanggar oleh Pemerintah Suriah dan kaum pemberontak.
Padahal sebelumnya, Militer Suriah mengaku akan menghentikan serangan pada Jumat pagi, menyusul usulan gencatan senjata yang diajukan mediator internasional, Lakhdar Brahimi. Tapi, hal itu ternyata tak terwujud.
“Tiga orang tewas akibat tembakan tank dan penembak jitu di Harasta, sebuah kota dekat Damaskus,” kata seorang aktivis pro oposisi di Suriah seperti dikutip dari thestar.
Pemberontak di sebuah kota dekat perbatasan Turki mengatakan, penembak jitu telah membunuh salah satu anggota mereka pada Jumat pagi. "Kami tidak percaya gencatan senjata akan ditaati," kata Komandan Pemberontak, Basel Eissa.
"Tidak ada perayaan Idul Adha bagi kami, para pemberontak di garis depan. Idul Adha baru akan dirayakan jika Suriah terbebas dari rezim Assad,” lanjutnya.
Sebuah laporan menyebut, pemberontak berusaha menyerbu Pangkalan Militer Wadi al-Daif yangberjarang 1 km dari Damaskus. Laporan itu juga menyebut, militer Suriah telah menembakkan artileri ke sebuah desa terdekat.
(esn)