Abbas siap lakukan pembicaraan damai
Rabu, 24 Oktober 2012 - 23:21 WIB
Abbas siap lakukan pembicaraan damai
A
A
A
Sindonews.com - Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengaku akan siap untuk melakukan perundingan langsung dengan Israel, jika PBB mengakui Palestina sebagai sebuah negara non-anggota.
"Kami telah memutuskan untuk pergi ke PBB guna menyelamatkan solusi dua negara dan untuk mencapai hak-hak rakyat kita sebagai negara pengamat," kata Abbas kepada wartawan, Rabu (24/10/2012), seperti dikutip dari thestar.
Nampaknya, pernyataan ini dikeluarkan Abbas sebagai jaminan bagi Amerika Serikat (AS), bahwa kampanye Palestina untuk perubahan status di PBB bukanlah upaya untuk menghindari pembicaraan bilateral dengan Israel.
Perundingan bilateral Palestian-Israel telah menemui jalan buntu sejak 2010. Di tahun itu, Israel meneruskan pembangunan pemukiman di Tepi Barat dan Jerusalem Timur.
Dalam pidato di Majelis Umum PBB bulan lalu, Abbas mengusulkan status bagi Palestina sebagai “negara non anggota” di PBB. Tapi, Utusan AS untuk PBB, Susan Rice, mengatakan tawaran Palestina itu hanya akan membahayakan proses perdamaian. Israel juga menentang perubahan status Palestina itu.
Dalam sebuah surat kepada Presiden AS, Barack Obama, pekan lalu, Abbas mengatakan langkah Palestina di PBB itu bertujuan untuk mengamankan pengakuan internasional yang akan memfasilitasi negosiasi damai.
"Kami telah memutuskan untuk pergi ke PBB guna menyelamatkan solusi dua negara dan untuk mencapai hak-hak rakyat kita sebagai negara pengamat," kata Abbas kepada wartawan, Rabu (24/10/2012), seperti dikutip dari thestar.
Nampaknya, pernyataan ini dikeluarkan Abbas sebagai jaminan bagi Amerika Serikat (AS), bahwa kampanye Palestina untuk perubahan status di PBB bukanlah upaya untuk menghindari pembicaraan bilateral dengan Israel.
Perundingan bilateral Palestian-Israel telah menemui jalan buntu sejak 2010. Di tahun itu, Israel meneruskan pembangunan pemukiman di Tepi Barat dan Jerusalem Timur.
Dalam pidato di Majelis Umum PBB bulan lalu, Abbas mengusulkan status bagi Palestina sebagai “negara non anggota” di PBB. Tapi, Utusan AS untuk PBB, Susan Rice, mengatakan tawaran Palestina itu hanya akan membahayakan proses perdamaian. Israel juga menentang perubahan status Palestina itu.
Dalam sebuah surat kepada Presiden AS, Barack Obama, pekan lalu, Abbas mengatakan langkah Palestina di PBB itu bertujuan untuk mengamankan pengakuan internasional yang akan memfasilitasi negosiasi damai.
(esn)