Selundupkan senjata, 15 pelaut Rusia ditangkap
Selasa, 23 Oktober 2012 - 23:13 WIB
Selundupkan senjata, 15 pelaut Rusia ditangkap
A
A
A
Sindonews.com - Angkatan Laut (AL) Nigeria mengaku telah menyita sebuah kapal dan menangkap 15 awak kapal yang berkebangsaan Rusia atas dugaan penyelundupan senjata, Selasa (23/10/2012). Seperti dikutip dari thestar, AL Nigeria menemukan beberapa senjata dan sekitar 8.500 butir amunisi di atas kapal.
“Kapal itu dicegat setelah diintai selama akhir pekan di Lagos,” ungkap Juru Bicara Angkatan Laut Nigeria, Commodore Aliyu Kabiru. Menurutnya, kapal itu adalah milik Moran Security Group yang berbasis di Moskow.
Meski berbasis di Moskow, namun kapal itu mengibarkan bendera Belanda. "Kapal itu membawa 8.500 amunisi dan senapan dari berbagai jenis. Hingga kini, penyelidikan masih berlangsung, " kata Kabiru.
Kabiru tak mau merinci jenis senjata yang dimuat kapal itu. Namun, sebuah sumber di AL Nigeria menyatakan, kapal itu membawa 22 pucuk senapan serbu Benelli MR1 dan beberapa jenis senjata otomatis lainnya.
Penyelundupan senjata adalah bisnis menjanjikan di Nigeria. Hingga kini, negara itu masih berjuang untuk memerangi pemberontakan militan Islam di utara, perampokan bersenjata, geng penculikan, pencuri minyak, dan bajak laut.
Negara ini juga kerap dijadikan sebagai tempat transit untuk lalu lintas pengiriman senjata ke bagian lain dari benua Afrika atau bahkan dunia. Pada tahun 2010, penyelundupan sejumlah peluncur roket, granat, dan bahan peledak lainnya dari Iran, digagalkan di Lagos.
“Kapal itu dicegat setelah diintai selama akhir pekan di Lagos,” ungkap Juru Bicara Angkatan Laut Nigeria, Commodore Aliyu Kabiru. Menurutnya, kapal itu adalah milik Moran Security Group yang berbasis di Moskow.
Meski berbasis di Moskow, namun kapal itu mengibarkan bendera Belanda. "Kapal itu membawa 8.500 amunisi dan senapan dari berbagai jenis. Hingga kini, penyelidikan masih berlangsung, " kata Kabiru.
Kabiru tak mau merinci jenis senjata yang dimuat kapal itu. Namun, sebuah sumber di AL Nigeria menyatakan, kapal itu membawa 22 pucuk senapan serbu Benelli MR1 dan beberapa jenis senjata otomatis lainnya.
Penyelundupan senjata adalah bisnis menjanjikan di Nigeria. Hingga kini, negara itu masih berjuang untuk memerangi pemberontakan militan Islam di utara, perampokan bersenjata, geng penculikan, pencuri minyak, dan bajak laut.
Negara ini juga kerap dijadikan sebagai tempat transit untuk lalu lintas pengiriman senjata ke bagian lain dari benua Afrika atau bahkan dunia. Pada tahun 2010, penyelundupan sejumlah peluncur roket, granat, dan bahan peledak lainnya dari Iran, digagalkan di Lagos.
(esn)