Militer Nigeria tangkap anggota senior Boko Haram
Minggu, 21 Oktober 2012 - 15:21 WIB
Militer Nigeria tangkap anggota senior Boko Haram
A
A
A
Sindonews.com – Militer Nigeria menangkap seorang anggota senior kelompok militan Islam, Boko Haram, Shuaibu Mohammed Bama di rumah seorang senator dari kubu kelompok itu di Timur Laut Nigeria, Sabtu (20/10/2012). Penangkapan ini memperkuat bukti, kalau kelompok tersebut memiliki hubungan dengan pejabat pemerintah.
Boko Haram sedang berjuang untuk mendirikan negara Islam di Nigeria dan perjuangannya telah menewaskan ratusan orang. Boko Haram kerap melancarkan serangan bom dan serangan bersenjata sejak mengukuhkan diri sebagai gerakan militan pada 2009.
Juru bicara militer Nigeria, Sagir Musa, mengatakan, penangkapan itu dilakukan di basis Boko Haram, Maiduguri. "Shuaibu Mohammed Bama, yang telah terdaftar di DPO teroris, telah ditangkap oleh pasukan gabungan di rumah seorang senator,” ujar Musa yang tak menyebutkan nama si senator.
Pada awal tahun ini, Presiden Nigeria, Goodluck Jonathan, mengatakan kalau Boko Haram telah menyusup ke semua tingkat pemerintahan. Kelompok ini telah menjadi ancaman keamanan utama di negara itu. Human Rights Watch mengatakan, setidaknya 2.800 orang telah tewas dalam pertempuran sejak Boko Haram memulai pemberontakan.
Boko Haram sedang berjuang untuk mendirikan negara Islam di Nigeria dan perjuangannya telah menewaskan ratusan orang. Boko Haram kerap melancarkan serangan bom dan serangan bersenjata sejak mengukuhkan diri sebagai gerakan militan pada 2009.
Juru bicara militer Nigeria, Sagir Musa, mengatakan, penangkapan itu dilakukan di basis Boko Haram, Maiduguri. "Shuaibu Mohammed Bama, yang telah terdaftar di DPO teroris, telah ditangkap oleh pasukan gabungan di rumah seorang senator,” ujar Musa yang tak menyebutkan nama si senator.
Pada awal tahun ini, Presiden Nigeria, Goodluck Jonathan, mengatakan kalau Boko Haram telah menyusup ke semua tingkat pemerintahan. Kelompok ini telah menjadi ancaman keamanan utama di negara itu. Human Rights Watch mengatakan, setidaknya 2.800 orang telah tewas dalam pertempuran sejak Boko Haram memulai pemberontakan.
(esn)