Suu Kyi akan kunjungi India
Jum'at, 19 Oktober 2012 - 21:24 WIB
Suu Kyi akan kunjungi India
A
A
A
Sindonews.com - Tokoh pro-demokrasi Myanmar Aung San Suu Kyi akan mengadakan kunjungan ke India pada November mendatang. Seperti diketahui, India adalah tempat Suu Kyi belajar dan di negara itu pulalah, ibunda Suu Kyi berdinas sebagai Duta Besar Myanmar.
Suu Kyi akan memberikan kuliah umum di Taman Makam Jawaharlal Nehru pada 14 November mendatang. Kunjungan Suu Kyi ke Negeri Bollywood menjadi kunjungan pertamanya setelah 25 tahun silam.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri India mengatakan, mereka masih bekerja untuk mengurus rencana perjalanan Suu Kyi di India. Perempuan berusia 67 tahun itu dipastikan akan bertemu dengan sejumlah pejabat politik India.
"Persiapan kuliah umum Suu Kyi adalah hal terpenting bagi kami saat ini," ujar Sekretaris Yayasan Jawaharlal Nehru yang tak mau disebut identitasnya, seperti dikutip AFP, Jumat (19/10/2012).
India merupakan negara yang sempat dikritik karena menjalin hubungan dengan junta militer Myanmar. Suu Kyi yang banyak belajar dari Mahatma Gandhi turut kecewa dengan India, karena negeri demokrasi terbesar itu kurang memberi dukungan terhadapnya.
Suu Kyi sempat mengunjungi India pada 1987 silam bersalam suaminya, Michael Aris. Pada saat itu, Aris memang sedang menjalankan studinya tentang Himalaya, di sebuah institut yang terletak di wilayah tersebut.
Suu Kyi akan memberikan kuliah umum di Taman Makam Jawaharlal Nehru pada 14 November mendatang. Kunjungan Suu Kyi ke Negeri Bollywood menjadi kunjungan pertamanya setelah 25 tahun silam.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri India mengatakan, mereka masih bekerja untuk mengurus rencana perjalanan Suu Kyi di India. Perempuan berusia 67 tahun itu dipastikan akan bertemu dengan sejumlah pejabat politik India.
"Persiapan kuliah umum Suu Kyi adalah hal terpenting bagi kami saat ini," ujar Sekretaris Yayasan Jawaharlal Nehru yang tak mau disebut identitasnya, seperti dikutip AFP, Jumat (19/10/2012).
India merupakan negara yang sempat dikritik karena menjalin hubungan dengan junta militer Myanmar. Suu Kyi yang banyak belajar dari Mahatma Gandhi turut kecewa dengan India, karena negeri demokrasi terbesar itu kurang memberi dukungan terhadapnya.
Suu Kyi sempat mengunjungi India pada 1987 silam bersalam suaminya, Michael Aris. Pada saat itu, Aris memang sedang menjalankan studinya tentang Himalaya, di sebuah institut yang terletak di wilayah tersebut.
(esn)