Obama & Romney langsung tancap gas
Kamis, 18 Oktober 2012 - 18:52 WIB
Obama & Romney langsung tancap gas
A
A
A
Sindonews.com – Usai melakukan debat kedua di New York, Presiden Amerika Serikat (AS) dan Gubernur Massachusetts, Mitt Romney langsung tancap gas. Seperti dikutip dari BBC.co.uk, Kamis (18/10/2012), dua kandidat Presiden AS periode mendatang itu kembali mengunjungi para pemilih di berbagai kota di AS.
Obama melakukan perjalanan ke Iowa dan Ohio, dua negara bagian yang kerap jadi kunci mendulang suara dalan Pemilu Presiden. Sementara Romney terbang ke Virginia. Keduanya saling menyerang dengan mengangkat isu seputar perempuan di AS.
Obama mengejek pernyataan Romney soal perempuan saat debat kedua lalu. Pada debat di Hofstra University, Long Island, New York itu, Romney memang melontarkan ucapan yang dianggap merendahkan kaum perempuan. Romney menganggap perempuan layaknya sebuah map. Hal ini yang memicu ejekan terhadap Romney.
"Saya harus memberitahukan pada Anda, kita tidak harus mengumpulkan sejumlah map untuk menemukan kaum perempuan berkualitas dan berbakat,” kata Obama di depan pendukungnya. Ia juga melanjutkan serangan terhadap rencana pajak Romney, yang disebut Obama sebagai kesepakatan terselubung. Menurut Obama, rencana pajak Romney ini hanya akan menguntungkan orang kaya di AS.
Sementara itu, Romney juga berusaha melukiskan Obama sebagai kandidat yang tidak tepat bagi kaum perempuan AS. "Presiden telah gagal meningkatkan taraf hidup perempuan Amerika," kata Romney. "Mereka sudah menderita dalam hal mendapatkan pekerjaan, mereka telah menderita dalam hal jatuh ke dalam lembah kemiskinan," ujar Romney di Virginia.
Obama dan Romney akan terus berkampanye, hingga debat ketiga mereka yang rencananya akan digelar di Universitas Lynn, Boca Raton, Florida, Senin (22/10/201). Debat ini adalah yang terakhir, sebelum dilakukan Pilpres AS.
Obama melakukan perjalanan ke Iowa dan Ohio, dua negara bagian yang kerap jadi kunci mendulang suara dalan Pemilu Presiden. Sementara Romney terbang ke Virginia. Keduanya saling menyerang dengan mengangkat isu seputar perempuan di AS.
Obama mengejek pernyataan Romney soal perempuan saat debat kedua lalu. Pada debat di Hofstra University, Long Island, New York itu, Romney memang melontarkan ucapan yang dianggap merendahkan kaum perempuan. Romney menganggap perempuan layaknya sebuah map. Hal ini yang memicu ejekan terhadap Romney.
"Saya harus memberitahukan pada Anda, kita tidak harus mengumpulkan sejumlah map untuk menemukan kaum perempuan berkualitas dan berbakat,” kata Obama di depan pendukungnya. Ia juga melanjutkan serangan terhadap rencana pajak Romney, yang disebut Obama sebagai kesepakatan terselubung. Menurut Obama, rencana pajak Romney ini hanya akan menguntungkan orang kaya di AS.
Sementara itu, Romney juga berusaha melukiskan Obama sebagai kandidat yang tidak tepat bagi kaum perempuan AS. "Presiden telah gagal meningkatkan taraf hidup perempuan Amerika," kata Romney. "Mereka sudah menderita dalam hal mendapatkan pekerjaan, mereka telah menderita dalam hal jatuh ke dalam lembah kemiskinan," ujar Romney di Virginia.
Obama dan Romney akan terus berkampanye, hingga debat ketiga mereka yang rencananya akan digelar di Universitas Lynn, Boca Raton, Florida, Senin (22/10/201). Debat ini adalah yang terakhir, sebelum dilakukan Pilpres AS.
(esn)