Obama: Romney hanya punya 1 program ekonomi
Rabu, 17 Oktober 2012 - 12:41 WIB
Obama: Romney hanya punya 1 program ekonomi
A
A
A
Sindonews.com – Debat kedua antara dua kandidat Presiden AS periode 2013-2017, Barack Obama dan Mitt Romney, yang digelar di Universitas Hofstra, Hempstead, New York, Rabu (16/10/2012) pagi WIB, berlangsung sengit.
Dua kandidat saling serang di berbagai isu, di antaranya ekonomi dan pajak. Obama mengejek lima poin rencana ekonomi yang diusung Romney. "Gubernur Romney mengatakan, dia punya lima poin rencana ekonomi. Namun sebenarnya, dia tidak memiliki lima rencana,” ujar Obama.
Obama menuding, Romney hanya mementingkan warga kelas atas. “Romney hanya memiliki satu rencana. Dan, rencana itu adalah untuk memastikan bahwa orang-orang di level atas bermain dengan seperangkat peraturan yang berbeda, "kata Obama. "Itu sudah filsafatnya di sektor swasta. Itu sudah filsafatnya sebagai Gubernur. Dan, itu sudah filsafatnya sebagai calon Presiden," lanjut Obama.
Menurut Obama, kebijakan Romney adalah "memeras keluarga kelas menengah". Namun, Romney pun menuding Obama telah melakukan hal sama. Kebijakan Obama selama menjabat sebagai Presiden, telah membuat susah warga kelas menengah di AS.
"Kebijakan Presiden telah dijalankan selama empat tahun terakhir, dan Pemerintah belum bisa membuat warga Amerika kembali ke lapangan pekerjaannya,”cetus Romney. Besarnya jumlah pengangguran di AS akibat krisis ekonomi memang jadi isu hangat yang diangkat selama masa kampanye Presiden AS kali ini.
Dua kandidat saling serang di berbagai isu, di antaranya ekonomi dan pajak. Obama mengejek lima poin rencana ekonomi yang diusung Romney. "Gubernur Romney mengatakan, dia punya lima poin rencana ekonomi. Namun sebenarnya, dia tidak memiliki lima rencana,” ujar Obama.
Obama menuding, Romney hanya mementingkan warga kelas atas. “Romney hanya memiliki satu rencana. Dan, rencana itu adalah untuk memastikan bahwa orang-orang di level atas bermain dengan seperangkat peraturan yang berbeda, "kata Obama. "Itu sudah filsafatnya di sektor swasta. Itu sudah filsafatnya sebagai Gubernur. Dan, itu sudah filsafatnya sebagai calon Presiden," lanjut Obama.
Menurut Obama, kebijakan Romney adalah "memeras keluarga kelas menengah". Namun, Romney pun menuding Obama telah melakukan hal sama. Kebijakan Obama selama menjabat sebagai Presiden, telah membuat susah warga kelas menengah di AS.
"Kebijakan Presiden telah dijalankan selama empat tahun terakhir, dan Pemerintah belum bisa membuat warga Amerika kembali ke lapangan pekerjaannya,”cetus Romney. Besarnya jumlah pengangguran di AS akibat krisis ekonomi memang jadi isu hangat yang diangkat selama masa kampanye Presiden AS kali ini.
(esn)