Obama & Romney protes moderator debat

Senin, 15 Oktober 2012 - 19:10 WIB
Obama & Romney protes...
Obama & Romney protes moderator debat
A A A
Sindonews.com - Menjelang debat pemilihan Presiden Amerika Serikat (AS) ronde kedua, Presiden Barack Obama dan Mitt Romney tampaknya tidak menyetujui pemilihan Candy Crowley sebagai moderator. Mereka juga kurang suka dengan komentar-komentar Crowley.

Dalam wawancaranya dengan CNN, pada awal Oktober lalu, Crowley berniat tampil lebih bersikap moderat ketika menjadi wasit debat Pilpres AS. Tim kampanye Obama dan Romney sama sekali tidak menyukai hal itu. Demikian, seperti diberitakan TIME, Senin (15/10/2012).

Komisi Debat Pilpres AS turut mengeluh akan pernyataan Crowley. Menurutnya, ucapan-ucapan Crowley tidak sesuai dengan tulisan memo yang sudah ditandatangani oleh pengacara tim kampanye Obama dan Romney.

"Dalam mengatur waktu selama dua menit dalam priode debat, moderator tidak akan mengulangi pertanyaan atau membuka topik baru dalam debat. Moderator tidak akan menanyakan pertanyaan lanjutan atau mengkomentari pertanyaan yang diutarakan oleh hadirin, jawaban para kandidat, atau mengintervensi debat, kecuali untuk mengingatkan waktu berbicara," demikian dokumen memo yang sudah disepakati tim kampanye Romney dan Obama.

Setiap sesi dari debat Pilpres AS patut dinegosiasikan oleh tim kampanye kedua belah pihak, agar mekanisme debat dapat berjalan dengan baik dan fair. Sementara itu, Crowley yang sudah mendapat memo itu justru mengutarakan mekanisme pribadinya dalam debat.

"Ada kesempatan untuk menelusuri masalah-masalah yang ingin diketahui warga," ujar Crowley.

Sejauh ini, CNN juga tampak agresif dalam mempromosikan Crowley sebagai wasit Obama dan Romney. Trafik CNN juga dikabarkan mulai merosot, oleh karena itulah mereka menggunakan jurnalis veterannya dalam acara debat Pilpres AS.
(esn)
Berita Terkait
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Pilpres Amerika Serikat,...
Pilpres Amerika Serikat, Kemenangan Biden Makin Nyata
Pertarungan Retorika...
Pertarungan Retorika Penuh Intrik di Pilpres Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat,...
Pilpres Amerika Serikat, Buku Jadi Senjata Politik AS
Pilpres Amerika Serikat,...
Pilpres Amerika Serikat, Antusiasme Masyarakat Berikan Suara Tinggi
Berita Terkini
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
36 menit yang lalu
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
1 jam yang lalu
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
2 jam yang lalu
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
3 jam yang lalu
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
4 jam yang lalu
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
4 jam yang lalu
Infografis
Protes Proyek Nimbus-Dukung...
Protes Proyek Nimbus-Dukung Palestina, Puluhan Karyawan Dipecat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved