Terlibat pencucian uang, Wakil Wali Kota Paris ditangkap

Senin, 15 Oktober 2012 - 16:10 WIB
Terlibat pencucian uang,...
Terlibat pencucian uang, Wakil Wali Kota Paris ditangkap
A A A
Sindonews.com - Diduga melakukan praktik pencucian uang narkoba senilai USD52 juta, Wakil Wali Kota distrik di Paris, Florence Lamblin, ditangkap polisi, Sabtu (13/10) waktu setempat. Selain Lamblin,masih ada 20 orang lainnya yang dituduh ikut terlibat operasi pencucuan uang narkoba tersebut.

Sejauh ini, polisi Prancis telah menangkap 17 orang dan tiga orang ditangkap kepolisian Swiss. Jaksa di Jenewa mengatakan bahwa polisi telah menangkap tiga orang Swiss,termasuk dua bersaudara asal Maroko, terkait pencucian uang transaksi narkoba.

Menurut surat kabar Le Temps,penggeledahan yang dilakukan kepolisian di salah satu rumah seorang saudara asal Maroko di Jenewa berhasil menemukan uang sebesar 80.000 euro dalam bentuk tunai, dan 160 jam tangan dan perhiasan bernilai tinggi, dengan perkiraan nilai sebesar 2 juta euro yang aman tersembunyi.

Para tersangka ini pun langsung ditangkap pada Jumat (12/10) dan Sabtu (13/10) lalu. Penangkapan terjadi setelah investigasi yang diluncurkan Februari,terkait penyelundupan ganja sebesar 1 ton dari Maroko ke wilayah Paris melalui Spanyol. Seperti dikutip BBC, sembilan orang telah ditahan di Prancis atas tuduhan pelanggaran narkoba.

Delapan orang, termasuk Lamblin,dibebaskan karena uang jaminan antara 80.000 hingga satu juta euro. Media setempat di Swiss menyatakan ketiga tersangka asal Maroko memiliki hubungan kekeluargaan.Kepada AFP, pihak berwenang menyebutkan dua orang masih dalam tahanan dan satu telah dibebaskan dengan jaminan. Mereka diduga mencuci uang tunai melalui sebuah perusahaan keuangan yang berbasis di Jenewa.

Dalam hal ini, oknum petugas pajak pun diduga ikut terlibat. Menurut sumber pengadilan, Lamblin dari Partai Hijau Prancis, ikut diselidiki atas pencucian uang terorganisasi dan asosiasi dengan penjahat. Tak lama setelah ditangkap, Lamblin pun mengumumkan mengundurkan diri pada Sabtu (13/10).Pengacaranya, Jerome Boursican, mengatakan kepada AFP, bahwa kliennya itu memiliki 350.000 euro dari warisan keluarga di rekening Swiss.
(esn)
Berita Terkait
Lyon Jadi Pelabuhan...
Lyon Jadi Pelabuhan Baru Jerome Boateng
Prancis Imbau Warganya...
Prancis Imbau Warganya Segera Tinggalkan Pakistan
8 Bukti Prancis Kehilangan...
8 Bukti Prancis Kehilangan Pengaruh Neokolonialisme di Afrika
Pelaku Penyanderaan...
Pelaku Penyanderaan di Bank Prancis Masuk dalam Daftar Pemantauan
Gerakan Boikot Produk...
Gerakan Boikot Produk Prancis Raih Momentum di Bangladesh
5 Alasan PM Prancis...
5 Alasan PM Prancis Sebastien Lecornu Mundur, dari Defisit Anggaran hingga Rasio Utang Capai 113 Persen
Berita Terkini
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
3 jam yang lalu
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
5 jam yang lalu
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
6 jam yang lalu
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
7 jam yang lalu
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
8 jam yang lalu
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
9 jam yang lalu
Infografis
Aksi Penembakan di Pusat...
Aksi Penembakan di Pusat Kota Paris, Dua Orang Tewas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved