Netanyahu majukan jadwal pemilu parlemen Israel
Rabu, 10 Oktober 2012 - 15:59 WIB
Netanyahu majukan jadwal pemilu parlemen Israel
A
A
A
Sindonews.com - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu mengusulkan percepatan pemilihan umum anggota parlemen Israel pada Januari, sembilan bulan lebih cepat dari jadwal yang telah ditetapkan.
"Pemilu Israel untuk memilih 120 orang anggota Knesset parlemen Israel akan dilakukan secepatnya." ungkap Netanyahu seperti dieberitakan dalam BBC.co.uk, Rabu (10/10/2012).
Netanyahu mengatakan memajukan jadwal pemilu dari Oktober menjadi Januari tahun depan karena ia dan mitra koalisi berseteru tentang rencana anggaran untuk 2013.
"Saat ini, dalam menghadapi kekacauan yang terjadi diantara kami, ini adalah tanggung jawab sebagai perdana menteri untuk menempatkan kepentingan nasional diatas segalanya," terang Netanyahu.
Meskipun Netanyahu masih populer dalam memimpin pemerintahan koalisi sayap, tetapi dia tidak dapat mencapai kesepakatan dengan mitra koalisinya mengenai anggaran rutin tahun 2013.
"Oleh sebab itu, saya telah memutuskan sesuatu untuk melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi Israel, yaitu secepat mungkinmenyelenggarakan pemilu." imbuh Netanyahu.
Netanyahu sendiri belum menentukan tanggal pemilu, namun ia mangatakan ada baiknya kampanye digelar secepat mungkin dalam tiga bulan kedepan.
Sementara itu, Wartawan BBC di Jerusalem, Wyre Davies, mengatakan Netanyahu menghadapi situasi politik yang rumit termasuk kegagalan untuk mendapatkan kesepakatan anggaran kesejahteraan dari mitra koalisi, dan kegagalan perundingan damai dengan Palestina dan bagaimana merespon program nuklir Iran.
"Pemilu Israel untuk memilih 120 orang anggota Knesset parlemen Israel akan dilakukan secepatnya." ungkap Netanyahu seperti dieberitakan dalam BBC.co.uk, Rabu (10/10/2012).
Netanyahu mengatakan memajukan jadwal pemilu dari Oktober menjadi Januari tahun depan karena ia dan mitra koalisi berseteru tentang rencana anggaran untuk 2013.
"Saat ini, dalam menghadapi kekacauan yang terjadi diantara kami, ini adalah tanggung jawab sebagai perdana menteri untuk menempatkan kepentingan nasional diatas segalanya," terang Netanyahu.
Meskipun Netanyahu masih populer dalam memimpin pemerintahan koalisi sayap, tetapi dia tidak dapat mencapai kesepakatan dengan mitra koalisinya mengenai anggaran rutin tahun 2013.
"Oleh sebab itu, saya telah memutuskan sesuatu untuk melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi Israel, yaitu secepat mungkinmenyelenggarakan pemilu." imbuh Netanyahu.
Netanyahu sendiri belum menentukan tanggal pemilu, namun ia mangatakan ada baiknya kampanye digelar secepat mungkin dalam tiga bulan kedepan.
Sementara itu, Wartawan BBC di Jerusalem, Wyre Davies, mengatakan Netanyahu menghadapi situasi politik yang rumit termasuk kegagalan untuk mendapatkan kesepakatan anggaran kesejahteraan dari mitra koalisi, dan kegagalan perundingan damai dengan Palestina dan bagaimana merespon program nuklir Iran.
(aww)