Suu Kyi Siap Jadi Presiden Myanmar
Selasa, 09 Oktober 2012 - 23:02 WIB
Suu Kyi Siap Jadi Presiden Myanmar
A
A
A
Sindonews.com - Pemimpin oposisi Myanmar menyatakan kesiapannya untuk menjabat sebagai Presiden Myanmar. Partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) pimpinannya pun bersiap untuk mengajukan amandemen konstitusi yang memungkinkan Suu Kyi naik ke kursi presiden.
Menurut Suu Kyi, sudah menjadi tugasnya sebagai pemimpin NLD agar bersedia untuk menjabat sebagai presiden bila memang diinginkan oleh rakyat. Bila itu terjadi, Suu Kyi mungkin saja mencalonkan diri sebagai Presiden Myanmar pada pemilu 2015 mendatang.
"Saya adalah pemimpin partai politik. Sebagai pemimpin partai politik, saya memiliki keberanian untuk mencalonkan diri sebagai presiden. Bila itu yang diingkan rakyat, maka saya akan melakukannya," ujar Suu Kyi, seperti dikutip Associated Press, Selasa (9/10/2012).
Suu Kyi menambahkan, klausus konstitusi yang secara efektif melarangnya untuk menjabat presiden adalah salah satu perubahan yang diinginkan oleh partainya. Entah bagaimana pernyataan pemerintah yang berkuasa saat ini mengenai celoteh Suu Kyi tersebut.
Namun Presiden Thein Sein yang pekan lalu mengunjungi New York, mengisyaratkan pihaknya tidak memiliki masalah bila Suu Kyi mencalonkan diri sebagai presiden. "Entah dirinya (Suu Kyi) menjadi pemimpin negara, itu semua tergantung oleh warga. Bila rakyat menerimanya, maka saya akan menerimanya juga," tutur Thein Sein.
Partai NLD yang dipimpin Suu Kyi, melakukan boikot pada pemilu sebelumnya pada 2010 silam. Tetapi mereka berhasil memenangkan pemilu sela yang berlangsung April lalu. Kini, Suu Kyi menginginkan perubahan beberapa klausus dalam konstitusi. Selain aturan presiden, Partai NLD juga menginginkan pemotongan kursi militer dalam parlemen.
Menurut Suu Kyi, sudah menjadi tugasnya sebagai pemimpin NLD agar bersedia untuk menjabat sebagai presiden bila memang diinginkan oleh rakyat. Bila itu terjadi, Suu Kyi mungkin saja mencalonkan diri sebagai Presiden Myanmar pada pemilu 2015 mendatang.
"Saya adalah pemimpin partai politik. Sebagai pemimpin partai politik, saya memiliki keberanian untuk mencalonkan diri sebagai presiden. Bila itu yang diingkan rakyat, maka saya akan melakukannya," ujar Suu Kyi, seperti dikutip Associated Press, Selasa (9/10/2012).
Suu Kyi menambahkan, klausus konstitusi yang secara efektif melarangnya untuk menjabat presiden adalah salah satu perubahan yang diinginkan oleh partainya. Entah bagaimana pernyataan pemerintah yang berkuasa saat ini mengenai celoteh Suu Kyi tersebut.
Namun Presiden Thein Sein yang pekan lalu mengunjungi New York, mengisyaratkan pihaknya tidak memiliki masalah bila Suu Kyi mencalonkan diri sebagai presiden. "Entah dirinya (Suu Kyi) menjadi pemimpin negara, itu semua tergantung oleh warga. Bila rakyat menerimanya, maka saya akan menerimanya juga," tutur Thein Sein.
Partai NLD yang dipimpin Suu Kyi, melakukan boikot pada pemilu sebelumnya pada 2010 silam. Tetapi mereka berhasil memenangkan pemilu sela yang berlangsung April lalu. Kini, Suu Kyi menginginkan perubahan beberapa klausus dalam konstitusi. Selain aturan presiden, Partai NLD juga menginginkan pemotongan kursi militer dalam parlemen.
(esn)