Diduga ganguan listrik, satu keluarga tewas terpanggang
Jum'at, 05 Oktober 2012 - 20:06 WIB
Diduga ganguan listrik, satu keluarga tewas terpanggang
A
A
A
Sindonews.com - Nahas, delapan anggota keluarga, termasuk enam anak dilaporkan terbakar sampai tewas di Kenya. Diduga kebakaran tersebut dipicu oleh kerusakan kabel listrik. Korban tewas adalah Wakil Kepala Sekolah Tinggi Malindi, Emmanuel Kitau, istrinya, termasuk dua anak perempuan dan empat anak laki-laki mereka.
"Mereka sekeluarga nampaknya sedang tertidur lelap saat kebakaran terjadi tengah malam di kediaman pegawai sekolah Tinggi Malindi. Kebakaran yang menghabisi semua anggota keluarga tersebut diawali oleh sebuah ledakan besar," ungkap Aggrey Adoli, aparat kepolosian setempat seperti dilansir dalam Xinhua, Jumat (5/10/2012).
Petugas pemadam kebakaran telah berusaha memadamkan api dan sejumlah siswa turut membantu proses pemadaman. Sayangnya, kobaran api cukup besar.
Komandan kepolisian setempat, Kiprono Langat, mengatakan, kemungkinan besar kebakaran disebabkan oleh konsleting listrik, "Kami telah mengirim tim penyelidik ke TKP dan sejumlah ahli bom untuk memastikan penyebab kebakaran tersebut,"
Sementara itu, seorang saksi mata mengatakan, di wilayah pesisir Kenya memang sering kali terjadi gangguan listrik. "Mungkin saja kematian korban terkait dengan pemadaman yang terjadi pada Kamis malam. Mungkin pula kebakaran dipicu oleh kenaikan arus saat listrik menyala," ungkap Langat.
"Mereka sekeluarga nampaknya sedang tertidur lelap saat kebakaran terjadi tengah malam di kediaman pegawai sekolah Tinggi Malindi. Kebakaran yang menghabisi semua anggota keluarga tersebut diawali oleh sebuah ledakan besar," ungkap Aggrey Adoli, aparat kepolosian setempat seperti dilansir dalam Xinhua, Jumat (5/10/2012).
Petugas pemadam kebakaran telah berusaha memadamkan api dan sejumlah siswa turut membantu proses pemadaman. Sayangnya, kobaran api cukup besar.
Komandan kepolisian setempat, Kiprono Langat, mengatakan, kemungkinan besar kebakaran disebabkan oleh konsleting listrik, "Kami telah mengirim tim penyelidik ke TKP dan sejumlah ahli bom untuk memastikan penyebab kebakaran tersebut,"
Sementara itu, seorang saksi mata mengatakan, di wilayah pesisir Kenya memang sering kali terjadi gangguan listrik. "Mungkin saja kematian korban terkait dengan pemadaman yang terjadi pada Kamis malam. Mungkin pula kebakaran dipicu oleh kenaikan arus saat listrik menyala," ungkap Langat.
(aww)