Bahasa tubuh Romney dinilai lebih tegas ketimbang Obama

Jum'at, 05 Oktober 2012 - 10:56 WIB
Bahasa tubuh Romney...
Bahasa tubuh Romney dinilai lebih tegas ketimbang Obama
A A A
Sindonews.com - Calon Presiden (capres) Amerika Serikat (AS) dari Republikan, Mitt Romney, tampaknya menjadikan debat perdana dengan rivalnya, incumbent Presiden Barack Obama dari Demokrat, sebagai pembuka langkah untuk memperlihatkan kehebatannya sebagai seorang calon pemimpin masa depan negara adikuasa itu.

Selama debat berlangsung, Romney tampil dengan agresif dan gemilang.Berbeda dengan Obama yang terlihat santai dan tidak tegas. Meski dikenal atas kepiawaiannya saat berpidato, capres Demokrat itu justru gagap dan terdiam saat menjawab pertanyaan.

Beberapa kali dia melihat ke bawah saat tidak berbicara, sementara Romney berbicara berapi-api dan lebih ringkas. “Dengan melihat bahasa tubuh, jelas, Romney adalah pemenangnya,” ujar Janine Driver,pakar bahasa tubuh dan penulis You Can’t Lie to Me, kepada Reuters.

Menurut Driver,Obama memiringkan kepalanya bukan menegakkannya, yang memperlihatkan kurangnya percaya diri. Sementara Romney mengangkat kepalanya luruslurus dan matanya fokus ke arah presiden itu atau ke moderator, yang merupakan perbaikan dari kecenderungannya mengubah pandangan mata ke arah lain.“Kalau Anda berasal dari negara lain dan Anda melihatnya berdasarkan bahasa tubuh, orang akan mengira kalau Romney sudah jadi presiden,”imbuh Driver.

Gerakan di panggung bisa meninggalkan kesan mendalam yang kuat terhadap pemirsa Amerika. Napas panjang yang sering ditarik Wakil Presiden Al Gore dari Demokrat pada debat dengan George W Bush dari Republikan pada 2000, menyebabkan ketidaksukaan pemilih dan kerlingan singkat Presiden George HW Bush ke arah arlojinya pada debat 1992 membuatnya terlihat tidak sabaran.

Namun baik Obama maupun Romney tidak melakukan kesalahan bahasa tubuh dalam debat capres perdana itu. Meski memiliki perbedaan, kedua orang itu sama-sama memiliki rapor panggung yang sangat sopan. Keduanya berjabat tangan dengan akrab pada permulaan dan akhir debat, dan bahkan saling menyentuh pundak masing-masing tanpa beban.

Sementara pada 2008, rival Obama, Senator John McCain, memanggilnya dengan nama depan dalam beberapa debat, pada debat kemarin, dia dan Romney sama-sama memanggil satu sama lain dengan jabatan yang disandang.Namun, gaya Romney yang lebih tegas memperlihatkan kepercayaan diri dan kekuasaan,sementara Obama tampak santai dan kurang fokus.

Peggy Hackney, pakar bahasa tubuh dari Universitas California Berkeley dan Universitas New York, menjelaskan kalau Obama tidak mampu mengontrol wajah dan tubuhnya, sedangkan Romney mampu menyalurkan energinya keluar.

“Romney kerap memainkan bahasa tubuh sehingga terlihat dengan otentik dan tidak ada kekhawatiran sama sekali,”ujar dia. Masing-masing kubu kampanye capres AS itu memiliki rating terhadap bagaimana gaya penampilan kandidat mereka.

Kubu Obama menyebut Romney tampil tidak sabaran dan defensif, sedangkan kubu Romney menyebut Obama harus berjuang. Dengan Obama memimpin jajak pendapat sebelum debat digelar, hanya perubahan dalam angka yang akan memperlihatkan apakah bahasa tubuhnya dan Romney memiliki lebih dari sekadar pengaruh visual.

“Saya kira Romney membantu dirinya dengan terlihat menarik dan bersemangat, tapi secara keseluruhan, itu tidak berarti bahwa debat seperti ini akan mengubah pemilu secara drastis,” ujar dosen sejarah Princeton University Julian Zelizer.
(aww)
Berita Terkait
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Pilpres Amerika Serikat,...
Pilpres Amerika Serikat, Kemenangan Biden Makin Nyata
Pertarungan Retorika...
Pertarungan Retorika Penuh Intrik di Pilpres Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat,...
Pilpres Amerika Serikat, Buku Jadi Senjata Politik AS
Pilpres Amerika Serikat,...
Pilpres Amerika Serikat, Antusiasme Masyarakat Berikan Suara Tinggi
Berita Terkini
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
43 menit yang lalu
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
1 jam yang lalu
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
2 jam yang lalu
Iran Murka AS Serang...
Iran Murka AS Serang Wilayah dan Infrastruktur Sipil, Ini Daftarnya
3 jam yang lalu
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
4 jam yang lalu
Trump Geram pada Netanyahu...
Trump Geram pada Netanyahu karena Kritik Rencana AS Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
5 jam yang lalu
Infografis
5 Manfaat Tomat, Menjaga...
5 Manfaat Tomat, Menjaga Daya Tahan Tubuh di Musim Tak Menentu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved