Pengawasan mafia di Kanada longgar, Jaksa Italia frustasi
Kamis, 04 Oktober 2012 - 15:02 WIB
Pengawasan mafia di Kanada longgar, Jaksa Italia frustasi
A
A
A
Sindonews.com - Italia menilai wilayah Ontario, Kanada telah menjadi basis pencucian uang kelompok mafia Calabria atau yang dikenal dengan nama Ndrangheta.
Jaksa antimafia Italia, Roberto DiPalma, mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan, Kanada mungkin telah menjadi tempat bersembunyi bagi kelompok mafia Ndrangheta dan berharap hukum tidak dapat menyentuh mereka.
Seperti diberitakan CBC, Kamis, (4/10/2012) selama ini, Kanada dianggap bukanlah daerah operasi kelompok mafia. "Kanada adalah wilayah yang perawan untuk Ndrangheta," ujar DiPalma. "Mereka menyusup melalui sektor perekonomian, terutama industri konstruksi," imbuhnya.
DiPalma mengatakan, beberapa Jaksa Italia mengaku frustasi menangani aksi pembunuhan, perdagangan narkoba, dan kekayaan kelompok mafia Ndrangheta di Kanada.
Sementara itu, Jaksa Italia lainnya, Nicola Gratteri mengatakan, langkah aparat Italia terhalang karena Italia tidak punya ikatan kerjasama yang baik dengan polisi Kanada. “10 tahun sudah berlalu, sejak kami meminta pemerintah Kanada untuk menaruh perhatian pada kelompok mafia Ndrangheta di Kanada, khususnya di Toronto,” ungkap Gratteri.
Gratteri menuturkan, masalah penumpasan mafia di Kanada semakin rumit karena pemerintah Kanada tidak memiliki perangkat hukum yang mengatur tentang mafia. Itu artinya menjadi anggota mafia tidak dapat dinilai sebagai tindakan kejahatan.
Dia menambahkan, Kanada bisa menjadi tempat yang aman bagi para mafia, karena Kanada dan Italia tidak punya kesepakatan ekstradisi. Akibatnya, individu yang dituduh sebagai anggota mafia tidak bisa diekstradisi.
Sejumlah Jaksa Italia yakin, Ndrangheta punya tujuh kelompok di Toronto dan dua di Thunder Bay. Berdasarkan hasil penelitian dua tahun terakhir, 30 warga Italia hidup dengan bebas di Kanada. Hampir sepertiga dari mereka memiliki surat penahanan aktif.
Beberapa pihak di Kanada mengaku telah berusaha menangani keberadaan mafia sebaik mungkin. Namun, keberadaan kelompok mafia Ndrangheta di Kanada cukup kuat.
Kepala pengawas antimafia RCMP Ontario, Ben Soave yang menjabat hingga 2004 lalu mengungkapkan beberapa kendala yang ia hadapi untuk menumpas mafia di Kanada.
“Kami memiliki aparat penegak hukum yang tidak mengerti tentang kejahatan kriminal. Kami juga memiliki aparat penegak hukum yang berpikiran kalau mereka berurusan dengan tindak kejahatan terorganisir dan telah melakukan invetigasi selama setahun, ternyata telah menyedot banyak biaya. Dan, kami harus menghentikannya karena terlalu banyak menghabiskan uang," ungkap Soave.
Jaksa antimafia Italia, Roberto DiPalma, mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan, Kanada mungkin telah menjadi tempat bersembunyi bagi kelompok mafia Ndrangheta dan berharap hukum tidak dapat menyentuh mereka.
Seperti diberitakan CBC, Kamis, (4/10/2012) selama ini, Kanada dianggap bukanlah daerah operasi kelompok mafia. "Kanada adalah wilayah yang perawan untuk Ndrangheta," ujar DiPalma. "Mereka menyusup melalui sektor perekonomian, terutama industri konstruksi," imbuhnya.
DiPalma mengatakan, beberapa Jaksa Italia mengaku frustasi menangani aksi pembunuhan, perdagangan narkoba, dan kekayaan kelompok mafia Ndrangheta di Kanada.
Sementara itu, Jaksa Italia lainnya, Nicola Gratteri mengatakan, langkah aparat Italia terhalang karena Italia tidak punya ikatan kerjasama yang baik dengan polisi Kanada. “10 tahun sudah berlalu, sejak kami meminta pemerintah Kanada untuk menaruh perhatian pada kelompok mafia Ndrangheta di Kanada, khususnya di Toronto,” ungkap Gratteri.
Gratteri menuturkan, masalah penumpasan mafia di Kanada semakin rumit karena pemerintah Kanada tidak memiliki perangkat hukum yang mengatur tentang mafia. Itu artinya menjadi anggota mafia tidak dapat dinilai sebagai tindakan kejahatan.
Dia menambahkan, Kanada bisa menjadi tempat yang aman bagi para mafia, karena Kanada dan Italia tidak punya kesepakatan ekstradisi. Akibatnya, individu yang dituduh sebagai anggota mafia tidak bisa diekstradisi.
Sejumlah Jaksa Italia yakin, Ndrangheta punya tujuh kelompok di Toronto dan dua di Thunder Bay. Berdasarkan hasil penelitian dua tahun terakhir, 30 warga Italia hidup dengan bebas di Kanada. Hampir sepertiga dari mereka memiliki surat penahanan aktif.
Beberapa pihak di Kanada mengaku telah berusaha menangani keberadaan mafia sebaik mungkin. Namun, keberadaan kelompok mafia Ndrangheta di Kanada cukup kuat.
Kepala pengawas antimafia RCMP Ontario, Ben Soave yang menjabat hingga 2004 lalu mengungkapkan beberapa kendala yang ia hadapi untuk menumpas mafia di Kanada.
“Kami memiliki aparat penegak hukum yang tidak mengerti tentang kejahatan kriminal. Kami juga memiliki aparat penegak hukum yang berpikiran kalau mereka berurusan dengan tindak kejahatan terorganisir dan telah melakukan invetigasi selama setahun, ternyata telah menyedot banyak biaya. Dan, kami harus menghentikannya karena terlalu banyak menghabiskan uang," ungkap Soave.
(aww)