AS akhiri larangan berlabuh kapal Selandia Baru

Jum'at, 21 September 2012 - 12:59 WIB
AS akhiri larangan berlabuh...
AS akhiri larangan berlabuh kapal Selandia Baru
A A A
Sindonews.com - Amerika Serikat (AS) mencabut larangan berlabuh bagi kapal Selandia Baru di AS.

Langkah tersebut disampaikan oleh Menteri Pertahanan AS Leon Panetta dalam kunjungan ke Selandia Baru dalam rangka memperkuat cara cara untuk meningkatkan kerja sama di bidang militer AS dengan mitranya.

“Sementara kita mengakui bahwa negara kita terus memiliki perbedaan pendapat di beberapa daerah terbatas, hari ini kita telah menegaskan bahwa kita memulai arah baru dalam hubungan kami yang tidak akan membiarkan perbedaan itu menghalangi masalah kemanan yang lebih besar.” ungkap Panetta seperti dilansir BBC, Jumat (19/9/2012).

Panetta menambahkan perubahan kebijakan AS terhadap Selandia baru akan mempermudah diskusi dan kerjasama militer kedua belah pihak.

Sementara, Menteri Pertahanan Selandia Baru, Jonathan Coleman mengatakan negaranya menyambut baik peningkatan hubungan baik dengan AS. Meskipun, hal tersebut tidak akan mengubah sikap Selandia Baru tetap menundukung perjanjian pengembangan anti nuklir.

Seperti diketahui, hubungan AS dan Selandia Baru mencai setelah Selandia Baru mengirimkan tentara ke Afghanistan pada tahun 2003.

Menteri Pertahanan AS ini melanjutkan kunjungan ke Selandia Baru usai mengunjungi Jepang dan China. Dia adalah kepala Pentagon pertama yang kembali mengunjungi Selandia Baru, sejak negara tersebut melarang senjata nuklir dari wilayahnya pada tahun 1985.
(aww)
Berita Terkait
Selandia Baru Mundur,...
Selandia Baru Mundur, Amerika Serikat Tampil di Grup D Piala Thomas 2022
James Cameron Mantap...
James Cameron Mantap Pindah ke Selandia Baru, Kecewa Berat dengan Kondisi Amerika Serikat
Bendung Pengaruh China,...
Bendung Pengaruh China, FBI Buka Kantor di Selandia Baru
Patung Komandan Angkatan...
Patung Komandan Angkatan Laut Inggris di Selandia Baru Diturunkan
PM Selandia Baru Beri...
PM Selandia Baru Beri Biden 'Bocoran' Cara Hadapi Covid-19
PM Solomon Geram Perjanjian...
PM Solomon Geram Perjanjian Keamanan dengan China Diusik Australia Cs
Berita Terkini
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
29 menit yang lalu
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
1 jam yang lalu
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
2 jam yang lalu
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
3 jam yang lalu
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
4 jam yang lalu
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
6 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved