Perdalam kerjasama, RI balik sambangi AS

Jum'at, 21 September 2012 - 11:49 WIB
Perdalam kerjasama,...
Perdalam kerjasama, RI balik sambangi AS
A A A
Sindonews.com – Menteri Luar negeri (Menlu) RI Marty Natalegawa kemarin menyambangi Washington, DC untuk membahas berbagai inisitif kerjasama konkrit kemitaan Republik Indonesia (RI) -Amerika Serikat (AS) dengan Menlu AS, Hillary Clinton.

“Kemitraan antara Indonesia dengan AS adalah kemitraan yang bersifat komprehensif, kuat, setara dan saling menguntungkan. Manfaat kemitraan kedua negara dirasakan baik oleh rakyat kedua negara dan juga oleh dunia internasional,” ungkap Marty dalam rilisnya, Jumat (21/9/2012).

Marty mengatakan mengatakan Pertemuan Komisi Bersama tersebut merupakan mekanisme utama bagi implementasi kemitraan strategis kedua negara. Dalam pertemuan ke-3 Komisi Bersama RI – AS yang diselanggarakan pada 20 September 2012 di Washington, DC kedua Menlu membahas berbagai inisiatif bagi kerjasama melalui mekanisme Kelompok Kerja (Pokja).

Terdapat enam Pokja, yaitu di bidang demokrasi dan pemberdayaan masyarakat sipil, pendidikan, perdagangan dan investasi, energi, iklim dan lingkungan, serta keamanan. Dimana Komisi Bersama telah menelaah status kerjasama bilateral RI-AS, serta mengidentifikasi berbagai upaya bagi peningkatan lebih lanjut ke depan.

Marty dan Hillary berharap agar tiap Pokja terus menghasilkan pencapaian konkrit dalam pelaksanaan tugas masing-masing.

“Memang salah satu aspek penting dari mekanisme kerjasama bilateral RI-AS adalah adanya sistem di mana masing-masing Pokja harus dapat membawa hasil nyata yang terukur,” demikian diutarakan oleh Menlu Marty.

Bertindak sebagai pemimpin pertemuan ke-3 Komisi Bersama RI – AS, Marty menerangkan, pada Pokja Pendidikan terjadi peningkatan beasiswa AS kepada para pelajar Indonesia. Marty juga mendorong terselanggaranya kerjasama riset antar-universitas RI-AS kedepanya.

Pada Pokja Demokrasi dan Masyarakat Sipil sedang mengembangkan kerangka Kerjasama Trilateral di mana RI dan AS dapat secara bersama membantu pembangunan di negara lain. Untuk Pokja Keamanan memfasilitasi peningkatan kerjasama di bidang penegakan hukum. Pokja Perdagangan dan Investasi mencatat terus bertumbuhnya nilai perdagangan kedua Negara secara positif sebesar 15% pada akhir tahun lalu.

Sementara, pada Pokja Energi kedua belah pihak sepakat memfasilitasi kerjasama di bidang energi alternatif dan terbarukan. Sedangkan, Pokja Iklim dan Lingkungan Hidup menyepakati program kerjasama bagi pembangunan berkelanjutan termasuk dalam kerangka Pusat Perubahan Iklim Indonesia.

Selain membahas kemitraan RI-AS, kedua Menlu sepakat untuk terus mendorong dan memelihara perdamaian, stabilitas dan peningkatan kemakmuran di kawasan.

Usai mengadakan pertemuan dengan Hillary, Marty bertemu dengan penasehat utama Presiden AS bagi urusan keamanan nasional, Mr. Tom Donilo, di Gedung Putih. Keduanya membahas berbagai tantangan keamanan global dewasa ini, serta penguatan kerjasama di bawah kerangka East Asia Summit.
(aww)
Berita Terkait
Indonesia-Venezuela...
Indonesia-Venezuela Serukan Penguatan Hubungan Bilateral
Pentingnya Membangun...
Pentingnya Membangun Pemahaman Kerjasama Bilateral Indonesia-China
Pertemuan Bilateral,...
Pertemuan Bilateral, Indonesia-Iran Bahas Geopolitik Dunia
HUT ke-114 Double Tenth...
HUT ke-114 Double Tenth Day, Momentum Penguatan Hubungan Taiwan dan Indonesia
Tingkatkan Hubungan...
Tingkatkan Hubungan Bilateral, PM Jepang Kunjungi Indonesia
Dubes UEA Puji Menguatnya...
Dubes UEA Puji Menguatnya Hubungan Bilateral dengan Indonesia
Berita Terkini
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
38 menit yang lalu
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
47 menit yang lalu
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
1 jam yang lalu
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
2 jam yang lalu
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
4 jam yang lalu
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
4 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved