Panetta tinjau pangkalan AL China
Jum'at, 21 September 2012 - 08:53 WIB
Panetta tinjau pangkalan AL China
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Leon Panetta kemarin mengunjungi pangkalan Angkatan Laut (AL) China. Ini merupakan kunjungan pertama seorang menhan AS ke pangkalan AL China.
Lawatan Panetta membawa misi mendorong dialog keamanan dengan China yang dapat menyaingi kekuatan AS di Pasifik. Kunjungan ke pangkalan AL di Qindao itu menjadi agenda penting di hari ketiga Panetta di Negeri Panda.
Dalam kunjungannya, Panetta mendapatkan kesempatan mengecek kapal selam diesel dan kapal frigate terbaru China. Hanya, ketika Panetta hendak mengunjungi kapal perang China, para wartawan tidak diperkenankan bergabung dengan rombongan menhan.
Panetta lantas me-lihat kapal Yantai milik China yang baru saja kembali dari Te-luk Aden dalam operasi me-lawan perompak. Kunjungan Panetta itu dinilai sebagai jawaban China atas desakan transparansi militernya pada Washington.
Selama ini Beijing dinilai berbagai pihak terlalu tertutup mengenai besarnya anggaran militer dan perkembangan teknologi perangnya.Kondisi itu membuat AS mencurigai kekuatan perang Negeri Panda.
Baru-baru ini AL China mengembangkan kapal selam dan kapal frigate terbaru yang lebih canggih.Perkembangan ini membuat AS semakin penasaran. Menurut para pengamat, pertumbuhan teknologi militer China selalu diamati militer AS.
Washington yang selama ini menjadi kekuatan militer terhebat di dunia tampaknya tidak ingin dikalahkan Beijing. Kekhawatiran Washington semakin meningkat sejak Beijing kembali fokus pada pengembangan rudal balistik.
Lawatan Panetta membawa misi mendorong dialog keamanan dengan China yang dapat menyaingi kekuatan AS di Pasifik. Kunjungan ke pangkalan AL di Qindao itu menjadi agenda penting di hari ketiga Panetta di Negeri Panda.
Dalam kunjungannya, Panetta mendapatkan kesempatan mengecek kapal selam diesel dan kapal frigate terbaru China. Hanya, ketika Panetta hendak mengunjungi kapal perang China, para wartawan tidak diperkenankan bergabung dengan rombongan menhan.
Panetta lantas me-lihat kapal Yantai milik China yang baru saja kembali dari Te-luk Aden dalam operasi me-lawan perompak. Kunjungan Panetta itu dinilai sebagai jawaban China atas desakan transparansi militernya pada Washington.
Selama ini Beijing dinilai berbagai pihak terlalu tertutup mengenai besarnya anggaran militer dan perkembangan teknologi perangnya.Kondisi itu membuat AS mencurigai kekuatan perang Negeri Panda.
Baru-baru ini AL China mengembangkan kapal selam dan kapal frigate terbaru yang lebih canggih.Perkembangan ini membuat AS semakin penasaran. Menurut para pengamat, pertumbuhan teknologi militer China selalu diamati militer AS.
Washington yang selama ini menjadi kekuatan militer terhebat di dunia tampaknya tidak ingin dikalahkan Beijing. Kekhawatiran Washington semakin meningkat sejak Beijing kembali fokus pada pengembangan rudal balistik.
(aww)