AS pimpin latihan sapu ranjau di Teluk

Selasa, 18 September 2012 - 11:06 WIB
AS pimpin latihan sapu...
AS pimpin latihan sapu ranjau di Teluk
A A A
Sindonews.com - Amerika Serikat (AS) memimpin latihan membersihkan ranjau laut di perairan Teluk, kemarin. Latihan militer ini digelar saat ketegangan Timur Tengah semakin meningkat terkait program nuklir Iran.

Komando pusat Angkatan Laut AS di Manama, Bahrain, menyatakan bahwa Latihan Penanggulangan Ranjau Internasional (IMCMEX) yang digelar 16–27 September ini melibatkan lebih dari 20 negara.

“Kapal-kapal Angkatan Laut akan berpartisipasi dalam latihan pertahanan untuk menjaga kebebasan navigasi di perairan internasional Timur Tengah dan mempromosikan stabilitas regional di kawasan,” ungkap pernyataan Komando Pusat Angkatan laut AS di Manama, Bahrain, dikutip AFP.

Latihan ini digelar bertepatan saat Garda Revolusi Iran memperingatkan serangan balasan ke Selat Hormuz, Israel dan pangkalan AS terdekat jika negaranya diserang.

Selain itu, Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu juga menegaskan tentang ”garis merah” dalam program nuklir Iran dan menuduh Teheran 90% menuju memiliki bom nuklir.

“Latihan ini adalah tentang ranjau laut dan upaya internasional membersihkannya,” terang Komandan Pasukan Angkatan Laut AS di kawasan Teluk Wakil Laksamana John Miller,dikutip AFP.

Menurut Miller, kapalkapal militer akan merespons simulasi serangan ranjau laut di perairan internasional dan membersihkan rute maritim untuk memulihkan kebebasan navigasi.

“Latihan akan fokus pada kemungkinan ancaman ranjau laut di perairan internasional yang strategis, mulai dari Timur Tengah, Laut Merah, Teluk Aden, Teluk Oman, hingga Teluk Persia (Arab),” ungkap Komando Pusat AS di Tampa, Florida, dalam pernyataan yang dikutip gulfnews.com.

Pejabat pertahanan AS menegaskan bahwa latihan ini tidak ditujukan untuk memanas-manasi Iran atau negara mana pun, tetapi hanya untuk mengasah kemampuan menghadapi ranjau laut. Dia menekankan bahwa latihan militer ini hanya untuk pertahanan.

Sementara, saat berbicara dalam konferensi pers di Teheran akhir pekan lalu Jenderal Mohammad Ali Jafari mengatakan, Selat Hormuz di pintu masuk Teluk yang menjadi jalur lalu lintas sepertiga minyak dunia akan menjadi sasaran serangan Iran yang sah.

Jafari juga menegaskan bahwa pangkalan militer AS di Bahrain, Kuwait, Uni Emirat Arab dan Arab Saudi,akan menjadi permainan yang adil untuk pembalasan pasukan Iran atau sekutunya.
(aww)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Epstein Terhubung dengan Level Tertinggi CIA dan Mossad
28 menit yang lalu
AS Mengebom Bandara...
AS Mengebom Bandara dan Jembatan Iran, Teheran: Seluruh Wilayah Timur Tengah Tanggung Akibatnya!
56 menit yang lalu
AS Lanjutkan Bombardir...
AS Lanjutkan Bombardir Iran 6 Hari Beruntun, Serang Bandara dan Jembatan
1 jam yang lalu
Iran Kritik Oman soal...
Iran Kritik Oman soal Pengumuman Koridor Pelayaran Selatan di Selat Hormuz
10 jam yang lalu
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
11 jam yang lalu
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
12 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved