Kebakaran garmen India tanggung jawab pemilik
Kamis, 13 September 2012 - 17:06 WIB
Kebakaran garmen India tanggung jawab pemilik
A
A
A
Sindonew.com - Polisi Karachi, India menganggap pemilik garmen sebagai menyebabkan bencana terparah dalam sejarah industri di India.
Juru bicara kepolisian Karachi, Mohammad Nawaz Gondal Abdul Aziz menyebutkan Mohammad Arshad dan Shahid Bhaila serta sejumlah anggota lain dari manajemen Ali Enterprises bertanggung jawab atas kebakaran yang menewaskan sidikitnya 261 orang pekerja di pabrik garmen tersebut.
“Kami telah mendaftarkan kasus pembunuhan atas pemilik perusahaan dan beberapa staf pemerintah karena lalai dalam penyediaan keamanan bagi para pekerja yang mengakibatkan kematian ratusan orang,” ungkap Nawaz Gondal seperti diberitakan ABCnew, Kamis (13/9/2012).
Pernyataan tersebut telah dikonfirmasi oleh Polisi Senior Karachim Naeem Akram. Ia mengatakan sejak kebakaran terjadi pada Selasa, 11 September lalu. Pemilik garmen telah menghilang. Polisi masih mencari pemilik pabrik, yang diduga bersembunyi.
Seperti diberitakan sebelumnya, dalam hitungan menit api dengan cepat membakar gedung empat lantai tersebut. Saat kebakaran terjadi diyakini ada sekitar 1500 pekerja pabrik yang sedang bekerja.Saat api berhasil dipadamkan, ratusan orang di temukan tewas dalam gedung sementara itu, puluhan orang menderita luka-luka.
Kebakaran di pabrik garmen terjadi dalam beberapa jam setelah sedikitnya 25 orang tewas dalam kebakaran yang melanda sebuah pabrik sepatu di Lahore, dekat perbatasan dengan India.
Juru bicara kepolisian Karachi, Mohammad Nawaz Gondal Abdul Aziz menyebutkan Mohammad Arshad dan Shahid Bhaila serta sejumlah anggota lain dari manajemen Ali Enterprises bertanggung jawab atas kebakaran yang menewaskan sidikitnya 261 orang pekerja di pabrik garmen tersebut.
“Kami telah mendaftarkan kasus pembunuhan atas pemilik perusahaan dan beberapa staf pemerintah karena lalai dalam penyediaan keamanan bagi para pekerja yang mengakibatkan kematian ratusan orang,” ungkap Nawaz Gondal seperti diberitakan ABCnew, Kamis (13/9/2012).
Pernyataan tersebut telah dikonfirmasi oleh Polisi Senior Karachim Naeem Akram. Ia mengatakan sejak kebakaran terjadi pada Selasa, 11 September lalu. Pemilik garmen telah menghilang. Polisi masih mencari pemilik pabrik, yang diduga bersembunyi.
Seperti diberitakan sebelumnya, dalam hitungan menit api dengan cepat membakar gedung empat lantai tersebut. Saat kebakaran terjadi diyakini ada sekitar 1500 pekerja pabrik yang sedang bekerja.Saat api berhasil dipadamkan, ratusan orang di temukan tewas dalam gedung sementara itu, puluhan orang menderita luka-luka.
Kebakaran di pabrik garmen terjadi dalam beberapa jam setelah sedikitnya 25 orang tewas dalam kebakaran yang melanda sebuah pabrik sepatu di Lahore, dekat perbatasan dengan India.
(aww)