Pelecehan nabi, picu bentrokan di depan konsulat AS
Rabu, 12 September 2012 - 12:34 WIB
Pelecehan nabi, picu bentrokan di depan konsulat AS
A
A
A
Sindonews.com - Seorang staf konsulat Amerika Serikat (AS) tewas saat bentrok sengit antara sekelompok orang bersenjata dan militer Libya di depan gedung konsulat AS di Benghazi, Libya timur.
"Salah seorang staf AS tewas sementara sejumlah orang menderita luka-luka dalam bentrok di depan gedung konsulat Amerika Serikat," ungkap juru bicara Komite Keamanan Tinggi Libya, Abdel-Monem Al-Hurr seperti diberitakan Al-Jazeera, Rabu (12/9/2012).
Al-Hurr mengatakan para demonstran melemparkan bom molotov dan tembakan ke gedung konsulat AS di Benghazi dari lokasi pertanian di sekitar gedung.
Sementara, pasukan kemanan kewalahan membalas tembakan para penyerang. Militer telah diperintahkan untuk menutup jalan dan mengepung lokasi gedung konsulat.
Seperti diberitakan Al-Jazeera, Rabu (12/9/2012) aksi penyerangan ini merupakan bentuk protes terhadap AS atas produksi film amatir yang menyinggung Nabi Muhammad S.A.W.
Produser Al-Jazeera di Benghazi, Suleiman El-Dressi mengatakan aksi penyerangan tersebut dilakukan oleh sekelompok orang yang menyebut dirinya "pendukung hukum Islam". Mereka melancarkan aksi penyerangan karena mendengar kabar bahwa ada warga AS yang membuat film melecehkan nabi Muhammad.
"Salah seorang mendengar kabar tersebut, mereka keluar dari garnisun dan turun ke jalan dan mengajak semua orang turun kejalan dan berkumpul untuk menyerang gedung konsulat AS di Benghazi,” terang El-Dressi
Sebelumnya, aksi bentrok menentang film yang menyinggung Nabi Muhammad juga pecah di depan gedung konsulat AS di Kairo, Mesir. Mereka merobohkan pengibaran bendera setengah tiang yang memperingati serangan 9/11 dan mengganti dengan spanduk Islam.
"Salah seorang staf AS tewas sementara sejumlah orang menderita luka-luka dalam bentrok di depan gedung konsulat Amerika Serikat," ungkap juru bicara Komite Keamanan Tinggi Libya, Abdel-Monem Al-Hurr seperti diberitakan Al-Jazeera, Rabu (12/9/2012).
Al-Hurr mengatakan para demonstran melemparkan bom molotov dan tembakan ke gedung konsulat AS di Benghazi dari lokasi pertanian di sekitar gedung.
Sementara, pasukan kemanan kewalahan membalas tembakan para penyerang. Militer telah diperintahkan untuk menutup jalan dan mengepung lokasi gedung konsulat.
Seperti diberitakan Al-Jazeera, Rabu (12/9/2012) aksi penyerangan ini merupakan bentuk protes terhadap AS atas produksi film amatir yang menyinggung Nabi Muhammad S.A.W.
Produser Al-Jazeera di Benghazi, Suleiman El-Dressi mengatakan aksi penyerangan tersebut dilakukan oleh sekelompok orang yang menyebut dirinya "pendukung hukum Islam". Mereka melancarkan aksi penyerangan karena mendengar kabar bahwa ada warga AS yang membuat film melecehkan nabi Muhammad.
"Salah seorang mendengar kabar tersebut, mereka keluar dari garnisun dan turun ke jalan dan mengajak semua orang turun kejalan dan berkumpul untuk menyerang gedung konsulat AS di Benghazi,” terang El-Dressi
Sebelumnya, aksi bentrok menentang film yang menyinggung Nabi Muhammad juga pecah di depan gedung konsulat AS di Kairo, Mesir. Mereka merobohkan pengibaran bendera setengah tiang yang memperingati serangan 9/11 dan mengganti dengan spanduk Islam.
(aww)