Australia akan kirim ribuan pencari suaka ke Nauru
Senin, 10 September 2012 - 18:34 WIB
Australia akan kirim ribuan pencari suaka ke Nauru
A
A
A
Sindonews.com - Australia memutuskan mengirim para pencari suaka ke Nauru akhir pekan ini. Langkah ini untuk mencegah transaksi penyelundupan manusia lewat rute pelayaran laut yang berbahaya.
Menteri Luar Negeri Australia Chris Bowen pagi tadi menandatangani rencana pemrosesan pengiriman para pencari suaka tersebut ke negara Nauru. Nauru merupakan negara republik terkecil di dunia yang sebelumnya dikenal dengan nama Pleasant Island dan terletak di Samudra Pasifik bagian selatan.
Dua partai utama di Australia sepakat untuk memproses kelompok pertama pencari suaka ke Nauru. Mereka terdiri dari kelompok kecil bujangan yang saat ini ditahan di Pulau Christmas. Sebagian besar dari mereka berasal dari Afghanistan.
Menjelang pengiriman pertama, Australia telah mengirim sejumlah Polisi Federal Australia. Sementara, Juru bicara Departemen Imigrasi Australia mengatakan para pencari suaka yang menolak dipindahkan akan dipaksa.
Pemerintah Australia sedang membangun sejumlah tenda di Nauru untuk 1.500 pencari suaka yang akan menunggu pemrosesan status mereka. Sementara 600 pencari suaka lainya akan diproses di Pulau Manus, Papua Nugini.
Langkah ini diambil pemerintah Australia di tengah meningkatnya desakan lembaga Hak Asasi Manusia untuk mencegah anak-anak yang terdampar di Indonesia menempuh rute perjalan laut berbahaya untuk sampai ke Australia.
“Terlalu banyak anak yang mengambil resiko melakukan perjalanan ini karena mereka tak punya pilihan lain yang lebih baik," ungkap Direktur Hak Anak Zama Coursen-Neff seperti diberitakan Radio Australia, Senin (10/9/2012).
Sejak pemerintah Australia mengumumkan keputusan ingin memulai kembali pengolahan lepasa pantai kepulauan Nauru dan Pulau Manus di Papua New Guinea, hampir 2.000 orang pencari suka tiba di Australia.
Menteri Luar Negeri Australia Chris Bowen pagi tadi menandatangani rencana pemrosesan pengiriman para pencari suaka tersebut ke negara Nauru. Nauru merupakan negara republik terkecil di dunia yang sebelumnya dikenal dengan nama Pleasant Island dan terletak di Samudra Pasifik bagian selatan.
Dua partai utama di Australia sepakat untuk memproses kelompok pertama pencari suaka ke Nauru. Mereka terdiri dari kelompok kecil bujangan yang saat ini ditahan di Pulau Christmas. Sebagian besar dari mereka berasal dari Afghanistan.
Menjelang pengiriman pertama, Australia telah mengirim sejumlah Polisi Federal Australia. Sementara, Juru bicara Departemen Imigrasi Australia mengatakan para pencari suaka yang menolak dipindahkan akan dipaksa.
Pemerintah Australia sedang membangun sejumlah tenda di Nauru untuk 1.500 pencari suaka yang akan menunggu pemrosesan status mereka. Sementara 600 pencari suaka lainya akan diproses di Pulau Manus, Papua Nugini.
Langkah ini diambil pemerintah Australia di tengah meningkatnya desakan lembaga Hak Asasi Manusia untuk mencegah anak-anak yang terdampar di Indonesia menempuh rute perjalan laut berbahaya untuk sampai ke Australia.
“Terlalu banyak anak yang mengambil resiko melakukan perjalanan ini karena mereka tak punya pilihan lain yang lebih baik," ungkap Direktur Hak Anak Zama Coursen-Neff seperti diberitakan Radio Australia, Senin (10/9/2012).
Sejak pemerintah Australia mengumumkan keputusan ingin memulai kembali pengolahan lepasa pantai kepulauan Nauru dan Pulau Manus di Papua New Guinea, hampir 2.000 orang pencari suka tiba di Australia.
(aww)