AS peringatkan RI bahaya terorisme

Selasa, 04 September 2012 - 08:26 WIB
AS peringatkan RI bahaya...
AS peringatkan RI bahaya terorisme
A A A
Sindonews.com - Amerika Serikat (AS) memperingatkan Indonesia terhadap bahaya ancaman terorisme. Sebagai negara demokrasi terbesar ketiga di dunia, Indonesia menjadi target aksi terorisme.

Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton meminta Indonesia meningkatkan kewaspadaan atas aksi-aksi terorisme yang terjadi di berbagai negara. “Banyak negara juga menjadi sasaran,bahkan ada tujuan politik di dalamnya,”

Di negara demokrasi yang besar seperti Indonesia, peluang itu ada,” ucap Hillary dalam joint press briefing bersama Menteri Luar Negeri Indonesia Marty Natalegawa di Kementerian Luar Negeri Indonesia,Jakarta, tadi malam.

Hillary tiba di Bandara Halim Perdanakusumah,Jakarta, pukul 18.00 WIB, menggunakan pesawat bertuliskan United States of America, untuk kunjungan kerja di Indonesia. Hillary langsung menuju Kantor Kementerian Luar Negeri di Jalan Pejambon untuk bertemu Marty Natalegawa.Mobil yang ditumpangi Hillary berjalan beriringan dengan pengawalan ketat.

Kedatangan mantan Ibu Negara AS ini hanya berselang tiga hari pascapenyergapan terhadap kelompok teroris oleh Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri di Solo dan Karanganyar, Jawa Tengah.

Dalam penyergapan itu,dua terduga teroris tewas dan satu orang ditangkap. Sejumlah kalangan mengaitkan penyergapan kelompok teroris itu dengan kunjungan Hillary ke Indonesia. Menlu Marty Natalegawa mengatakan, Indonesia akan terus bekerja sama dengan AS dalam upaya pemberantasan terorisme.

“Kita saling mendukung baik dalam melakukan penyelidikan maupun penindakan,” ujarnya. Di bagian lain, Hillary Clinton memandang ada peningkatan dalam hubungan antara AS dan Indonesia. Dia menegaskan,Indonesia akan selalu mendapat perhatian dunia karena merupakan negara yang memiliki demokrasi tinggi dan selalu berupaya untuk menjaga kesatuan Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN).

“Kita telah melihat perkembangan hubungan bilateral dan kemitraan komprehensif sangat penting bagi perkembangan Asia-Pasifik. Saya akan menyambut delegasi Indonesia yang datang ke Washington,”katanya.
()
Berita Terkait
Indonesia-Venezuela...
Indonesia-Venezuela Serukan Penguatan Hubungan Bilateral
Pertemuan Bilateral,...
Pertemuan Bilateral, Indonesia-Iran Bahas Geopolitik Dunia
Pentingnya Membangun...
Pentingnya Membangun Pemahaman Kerjasama Bilateral Indonesia-China
Tingkatkan Hubungan...
Tingkatkan Hubungan Bilateral, PM Jepang Kunjungi Indonesia
HUT ke-114 Double Tenth...
HUT ke-114 Double Tenth Day, Momentum Penguatan Hubungan Taiwan dan Indonesia
Dubes UEA Puji Menguatnya...
Dubes UEA Puji Menguatnya Hubungan Bilateral dengan Indonesia
Berita Terkini
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
1 jam yang lalu
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
2 jam yang lalu
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
2 jam yang lalu
Profil Sheikh Hamad...
Profil Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, Sosok di Balik Lompatan Qatar dari Negara Gurun Menjadi Raksasa Kaya Dunia
3 jam yang lalu
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
4 jam yang lalu
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
5 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved