Osama tidak tewas ditembak tentara AS?
Kamis, 30 Agustus 2012 - 11:48 WIB
Osama tidak tewas ditembak tentara AS?
A
A
A
Sindonews.com - Salah seorang mantan tentara Angkatan Laut (AL) Amerika Serikat (AS) yang ambil bagian dalam serangan Osama Bin Laden mengungkap sebuah pengakuan yang mengejutkan.
Pengakuan ini diutarakan oleh "Mark Owen" nama samaran seorang mantan AL AS dalam bukunya "No Easy Day" tentang simpang siur kematian Osama.
Dalam pengakuannya, Owen mengatakan pemimpin kelompok teroris Alqaeda itu sebenarnya telah tewas saat pasukan khusus AS menyerbu persembunyiannya.
Saat ditemukan Obama tewas dengan posisi merunduk dengan sebuah peluru bersarang di bagian kanan kepalanya, darah menggenang di sekiling jasadnya. Sementara itu, dua orang wanita duduk di samping Obama menangisi kematiannya.
"Kurang dari lima langkah saat kami akan mencapai atas, kami mendangar dua suara tembakan, dor.. dor..," ungkap Owen seperti diberitakan The Sun, Kamis (30/8/2012).
"Dari posisi saya berada saat itu, saya tidak yakin apakah Osama tewas ditembak. Pasalnya pria itu menghilang dan masuk ke sebuah ruangan gelap," terang Owen.
Owen mengatakan, AL AS kemudian menarik dua orang wanita tersebut dan mendorong ke pojok. Sementara, pasukan AS berkali-kali melepaskan tembakan kapada tubuh Osama yang terbaring sekarat.
Osama diasumsikan akan menjangkau senjata, karena ia ditemukan dalam posisi merunduk.
Dalam penyisiran, pasukan juga menemukan dua buah senjata yang disimpan di pintu ruangan tersebut.
Sejauh ini Pemerintah AS belum mengeluarkan komentar atas versi kematian Osama yang di tulis Mark Owen. Namun Juru bicara Gedung Putih Tommy Vietor menanggapi hal ini dengan mengutip perkataan Presiden AS Barack Obama.
"Obama berterima kasih kepada tentara AS yang menjalani operasi ini, karena mereka memberikan contoh profesionalisme, patriotisme dan keberanian tak tertandingi dalam melayani negara kita.”
Pengakuan ini diutarakan oleh "Mark Owen" nama samaran seorang mantan AL AS dalam bukunya "No Easy Day" tentang simpang siur kematian Osama.
Dalam pengakuannya, Owen mengatakan pemimpin kelompok teroris Alqaeda itu sebenarnya telah tewas saat pasukan khusus AS menyerbu persembunyiannya.
Saat ditemukan Obama tewas dengan posisi merunduk dengan sebuah peluru bersarang di bagian kanan kepalanya, darah menggenang di sekiling jasadnya. Sementara itu, dua orang wanita duduk di samping Obama menangisi kematiannya.
"Kurang dari lima langkah saat kami akan mencapai atas, kami mendangar dua suara tembakan, dor.. dor..," ungkap Owen seperti diberitakan The Sun, Kamis (30/8/2012).
"Dari posisi saya berada saat itu, saya tidak yakin apakah Osama tewas ditembak. Pasalnya pria itu menghilang dan masuk ke sebuah ruangan gelap," terang Owen.
Owen mengatakan, AL AS kemudian menarik dua orang wanita tersebut dan mendorong ke pojok. Sementara, pasukan AS berkali-kali melepaskan tembakan kapada tubuh Osama yang terbaring sekarat.
Osama diasumsikan akan menjangkau senjata, karena ia ditemukan dalam posisi merunduk.
Dalam penyisiran, pasukan juga menemukan dua buah senjata yang disimpan di pintu ruangan tersebut.
Sejauh ini Pemerintah AS belum mengeluarkan komentar atas versi kematian Osama yang di tulis Mark Owen. Namun Juru bicara Gedung Putih Tommy Vietor menanggapi hal ini dengan mengutip perkataan Presiden AS Barack Obama.
"Obama berterima kasih kepada tentara AS yang menjalani operasi ini, karena mereka memberikan contoh profesionalisme, patriotisme dan keberanian tak tertandingi dalam melayani negara kita.”
()