Kilang minyak Amuay meledak, 39 orang tewas
Minggu, 26 Agustus 2012 - 15:16 WIB
Kilang minyak Amuay meledak, 39 orang tewas
A
A
A
Sindonews.com - Sebuah ledakan besar membakar kilang minyak Amuay terbesar di Venezuela. Ledakan besar tersebut menewaskan 39 orang.
Wakil Presiden Venezuela, Elias Jaua mengatakan ledakan besar ini terjadi Sabtu pagi pukul 11 waktu setempat 25 Agustus 2012. Korban jiwa akibat kebakaran besar ini mencapai 36 orang. 18 di antaranya adalah pasukan militer keamanan Venezuela. Sementara 80 orang lainya menderita luka luka.
"18 orang pasukan militer Venezuela tersebut tewas saat berusaha memadamkan kobaran api," ungkap Jaua seperti diberitakan, Sydney Morning Herald, Minggu (26/8/2012)
Jaua menjelakan kuatnya ledakan ini ikut merusak sejumlah rumah dan toko-toko yang berada di sekitar lokasi. Sesaat setelah ledakan petugas pemadam kebakaran dan tim medis langsung datang ke lokasi kejadian.
Menteri Energi Venezuela Rafael Ramirez mengatakan diduga kebocoran gas menjadi penyebab sementara penyebab terbakarnya kilang minyak yang mampu menampung 645 ribu barel minyak mentah per harinya.
Pemerintah Venezula mengatakan, ledakan ini tidak akan mengganggu ekspor dan persediaan minyak. Karena sejauh ini negara memiliki cadangan minyak yang cukup. Diperkrakan kilang minyak Amuay akan kembali beroperasi dalam dua hari mendatang.
Industri perminyakan menjadi tulang punggung perekonomian Venezula. Diperkirakan tahun ini 22,8 persen anggaran nasional Venezuela senilai USD15,7 miliar diperoleh dari penjualan minyak.
Paska kebakaran, Presiden Venezuela Hugo Chavez mengumumkan tiga masa berkabung.
Wakil Presiden Venezuela, Elias Jaua mengatakan ledakan besar ini terjadi Sabtu pagi pukul 11 waktu setempat 25 Agustus 2012. Korban jiwa akibat kebakaran besar ini mencapai 36 orang. 18 di antaranya adalah pasukan militer keamanan Venezuela. Sementara 80 orang lainya menderita luka luka.
"18 orang pasukan militer Venezuela tersebut tewas saat berusaha memadamkan kobaran api," ungkap Jaua seperti diberitakan, Sydney Morning Herald, Minggu (26/8/2012)
Jaua menjelakan kuatnya ledakan ini ikut merusak sejumlah rumah dan toko-toko yang berada di sekitar lokasi. Sesaat setelah ledakan petugas pemadam kebakaran dan tim medis langsung datang ke lokasi kejadian.
Menteri Energi Venezuela Rafael Ramirez mengatakan diduga kebocoran gas menjadi penyebab sementara penyebab terbakarnya kilang minyak yang mampu menampung 645 ribu barel minyak mentah per harinya.
Pemerintah Venezula mengatakan, ledakan ini tidak akan mengganggu ekspor dan persediaan minyak. Karena sejauh ini negara memiliki cadangan minyak yang cukup. Diperkrakan kilang minyak Amuay akan kembali beroperasi dalam dua hari mendatang.
Industri perminyakan menjadi tulang punggung perekonomian Venezula. Diperkirakan tahun ini 22,8 persen anggaran nasional Venezuela senilai USD15,7 miliar diperoleh dari penjualan minyak.
Paska kebakaran, Presiden Venezuela Hugo Chavez mengumumkan tiga masa berkabung.
()